2 Pembacok Bakul HP Gayam Sukoharjo Tertangkap

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
05 Juli 2018 17:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Aparat Polres Sukoharjo menangkap dua pelaku aksi pencurian  disertai pembacokan terhadap pemilik toko handphone (HP) di Gayam, Sukoharjo. Keduanya ditangkap setelah sekitar 1,5 bulan buron, masing-masing di Cilacap dan Ponorogo.

Mereka yakni ARW, 18, seorang mahasiswa warga Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jateng, ditangkap pada Senin (2/7/2018), dan DWK, 18, warga Ponorogo, Jawa Timur, ditangkap dua hari kemudian atau Rabu (4/7/2018).

"Kedua tersangka ditangkap di rumah masing-masing saat akan pergi. Penangkapan keduanya didasarkan data olah tempat kejadian,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantin Baba mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, Kamis (5/7/2018).

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada 14 Mei 2018 sekitar pukul 02.00 WIB di Toko Handphone milik SK, 43, warga Jl. Slamet Riyadi, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Pelaku membacok SK hingga mengakibatkan jari telunjuk kiri SK sobek dan patah.

Selain itu, pelipis kiri SK juga sobek dan dagunya lecet. “Kejadiannya, waktu itu korban tidur di kamar belakang toko. Tiba-tiba pintu dijebol oleh pelaku. Korban kaget dan bangun. Melihat korban bangun pelaku menyerang korban dengan menggunakan sabit besi. Sabetan sabit ditangkis korban menggunakan tangan kiri,” jelas Kasat Reskrim.

Karena SK masih melawan, kedua pelaku memukulnya dan mengenai pelipis kiri serta dagu. SK berteriak minta tolong kemudian pelaku melarikan diri.

“Korban dilarikan ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo untuk dirawat karena mengalami luka berat. Saat ini, luka korban sudah sembuh dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menambahkan telah mengamankan barang bukti berupa dua HP Android warna hitam, sebilah sabit besi, satu potong sarung warna biru kotak terdapat bercak darah diduga darah korban dan satu potong celana jins biru.

“Hasil pemeriksaan penyidik kepada kedua pelaku ternyata keduanya beraksi di Madiun, Pemalang, Cilacap, dan Sukoharjo. Aksi di berbagai tempat itu dilakukan berdua.”

Dua pelaku tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan (curat) itu dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara 3 tahun hingga 15 tahun.