Jelang Iduladha, Harga Jual Sapi di Klaten Merangkak Naik

Sapi (Solopos/Dok)
06 Juli 2018 09:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Harga jual sapi di pasar hewan mulai merangkak naik. Harga itu bakal terus merangkak naik mendekati Iduladha.

Petugas Teknis Peternakan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Margito, mengatakan belum ada perubahan signifikan terkait jual-beli sapi di Pasar Hewan Prambanan, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten.

“Daya beli masyarakat masih seperti sebulan yang lalu, tidak seramai tahun-tahun sebelumnya ketika menjelang Iduladha seperti saat ini. Kemungkinan karena berbarengan dengan kebutuhan biaya sekolah memasuki tahun ajaran baru,” kata Margito saat ditemui di Pasar Hewan Prambanan, Kamis (5/7/2018).

Jumlah sapi yang dibawa pedagang ke Pasar Hewan Prambanan saat pasaran Legi sekitar 250 ekor. Jumlah itu meningkat ketika memasuki pasaran Pon dengan jumlah sapi yang dibawa pedagang ke pasar itu mencapai 300-400 ekor. Rata-rata jumlah sapi yang terjual di pasar hewan berkisar 35-40 ekor saat pasaran Legi. Sementara, saat Pon jumlah sapi yang terjual sekitar 50-60 ekor.

Meski belum ada peningkatan signifikan terkait jual-beli sapi di pasar hewan, namun harga sapi mulai merangkak naik. Sejak dua pekan terakhir, ada kenaikan harga sapi berkisar Rp500.000-Rp1 juta per ekor.

Harga itu masih dimungkinkan meningkat mendekati Iduladha yang jatuh pada 22 Agustus mendatang. “Kemungkinannya mulai akhir Juli ini. Kalau pengalaman tahun sebelumnya itu ada peningkatan harga jual sapi per ekor Rp1 juta hingga Rp2 juta,” katanya.

Terkait sapi untuk kurban, Margito menjelaskan selama ini sebagian masyarakat masih fanatik dengan sapi putih seperti jenis peranakan ongole (PO) atau Brahman. “Kalau harganya itu untuk yang kondisinya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil sekitar Rp18 juta-Rp19 juta per ekor,” urai dia.

Salah satu pedagang sapi di Pasar Hewan Prambanan, Klaten, Hardi, mengatakan kebanyakan para pembeli mencari sapi yang harganya di bawah Rp20 juta. Sapi-sapi dibeli untuk persiapan kurban. “Ya yang harga kisaran Rp17 juta sampai Rp18 juta yang banyak dicari. Kalau soal harga kenaikannya Rp700.000-Rp800.000 per ekor,” kata pedagang asal Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo itu.

Tokopedia