Bupati Sragen Raih Penghargaan MKK

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kanan) berfoto bersama dengan para bupati lainnya yang menerima penghargaan MKK dari Menteri Puan Maharani dalam peringatan Harganas di Manado, Jumat (6/7 - 2018) malam. (Istimewa/Bupati Sragen)
07 Juli 2018 12:00 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen  Kusdinar Untung Yuni Sukowati mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani dalam acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV 2018 di Graha Bumi Beringin, Manado, Jumat (6/7/2018) malam. Penghargaan tersebut diterima atas prestasi Bupati dalam program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Puncak peringatan Harganas digelar di Manado yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (7/7/2018). Dari 140 orang kepala daerah yang mendapat penghargaan, tiga kepala daerah di antaranya berasal dari Jawa Tengah, yakni Bupati Sragen, Bupati Pemalang Junaedi, dan Bupati Purworejo Agus Bastian.

Yuni, sapaan Bupati, sempat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama istrinya dalam kesempatan itu. Yuni pun ikut berfoto dengan Ganjar bersama para bupati lainnya. Yuni tak berkomentar soal penghargaan itu saat ditanya Solopos.com. Ia hanya berkata “bagus.”

Kabid Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KBKKK) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Sragen, Iin Dwi Yuliarti, ikut mendampingi Bupati dalam peringatan Harganas itu. Dia menyampaikan penghargaan MKK disematkan langsung oleh Menteri Puan Maharani kepada Bupati Yuni. Dia menjelaskan MKK itu merupakan penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang melakukan karya menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi, dan sistem yang bermanfaat bagi Program KB dan Pengembangan Keluarga Sejahtera.

“Setahu saya ini penghargaan kali pertama di Sragen. Saya heran kepada Bupati bisa mendapat penghargaan itu. Padahal dalam pertanyaannya ada yang menyebut jumlah putra-putri beliau. Tetapi semua itu bisa dilihat di nilai total keseluruhan. Ingat, tahun 2017 Sragen bisa dapat juara I tingkat nasional untuk UPPKS [Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera] dan juara II untuk PPKS [Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera],” ujar Iin saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (7/7/2018).

Dia menyampaikan pada 2018 ini pula Bupati mendapat juara I penghargaan MKK dari Provinsi Jawa Tengah untuk kategori lomba konseling. Dari sejumlah prestasi tersebut, kata dia, menunjukkan komitmen dan dukungan Bupati terhadap program KKBPK, terutama bidang pengendalian pendudukan dan penguatan keluarga. Dia menjelaskan penguatan ketahanan keluarga yang dimaksud tentunya berkaitan dengan tumbuh kembang anak di bawah lima tahun (balita), remaja sampai lanjut usia (lansia) serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Program KKBPK secara keseluruhan diwujudkan dalam kegiatan di DP2KBP3A Sragen, termasuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” imbuhnya.

 

Tokopedia