Tertangkap, Ini Identitas Penganiaya Pendekar di Kemukus Sragen

Kapolsek Miri AKP Fajar Ikhsanuddin (kiri) menjenguk kondisi korban di klinik swasta di Miri, Sragen, Sabtu (7/7/2018) malam. (Istimewa - Fajar Ikhsanuddin)
08 Juli 2018 16:40 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tim Reserse Mobile Satreskrim Polres Sragen berhasil membekuk pelaku penganiayaan  di kompleks Gunung Kemukus yang mengakibatkan seorang pemuda asal Ringinanom, Soko, Miri, Sragen, Robert Setianto, 21, mengalami luka-luka, Sabtu (7/7/2018) malam.

Orang yang diduga pelaku penganiayaan itu adalah seorang pendekar  asal Dukuh Somomulyo RT 014, Desa Musuk, Sambirejo, Sragen, Andi Kurniawan, 35. Ia kini mendekam di ruang isolasi Satreskrim Polres Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman kepada Solopos.com lewat pesan Whatsapp, Sabtu malam, menjelaskan Andi Kurniawan sudah diperiksa dan dimintai keterangan. Hasil pemeriksaan itu kemudian dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya menganiaya  warga Miri saat halalbihalal di kompleks Gunung Kemukus. Dari lokasi kejadian, kami bisa mendapatkan barang bukti berupa pecahan botol [miras] warna hijau, kaus warna hitam milik korban yang terdapat bercak darah, dan celana jins warna biru milik korban yang juga masih terdapat bercak darah,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan Andi masih ditahan di ruang isolasi Satreskrim Polres Sragen untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun motif perkelahian itu belum bisa diketahui.

Sebelumnya, di sela-sela halalbihalal yang diadakan perguruan silat tertentu tiba-tiba terjadi keributan. Robert mengalami luka-luka di wajah dan dilarikan ke klinik swasta di Miri. Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Sumberlawang.



Tokopedia