Kios Lantai II Pasar Baturetno Wonogiri Kebasahan Tiap Hujan

Kondisi atap Pasar Bung Karno, Baturetno, Wonogiri, yang dikeluhkan pedagang. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)
08 Juli 2018 23:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pedagang lantai II di Pasar Bung Karno, Baturetno, Wonogiri, mengeluhkan kondisi atap yang kurang bisa melindungi mereka dari air hujan yang terbawa angin masuk ke dalam kios membasahi barang dagangan mereka. Akibatnya barang dagangan pedagang cepat rusak.

Salah satu pedagang di lantai II Pasar Bung Karno, Darni, saat ditemui Solopos.com di kiosnya, Minggu (8/7/2018), mengatakan air hujan yang disertai angin akan membuat air mudah masuk dan menyebabkan pedagang di lantai II khawatir. "Paling banyak airnya di bagian selatan, saya menyiasati dengan menutupnya menggunakan perlak namun air tampu terkadang masih tembus juga sehingga bawang yang saya jual mudah busuk,” ujar penjual sayuran di lantai II itu.

Sementara itu, pedagang lainnya di lantai II, Miyati, mengatakan saat hujan deras, air akan masuk di antara celah atap. Hal ini terjadi hampir di seluruh lantai II pasar. Pada siang hari akan memudahkan cahaya matahari masuk namun ketika hujan air masuk sehingga berbahaya bagi kertas dan plastik dagangannya.

Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Baturetno, Eko Purwanto, sudah mengetahui keluhan pedagang itu. Menurutnya sebagai pasar yang hendak maju lomba pasar berstandar nasional beberapa bulan ke depan, Pasar Bung Karno Baturetno masih perlu banyak berbenah.

Terlebih di lantai II pedagang yang digunakan untuk zona sayuran, daging, dan kertas. Para pedagang sangat khawatir apabila hujan turun. Ia berharap pemerintah dan dinas terkait segera membenahi atap Pasar Bung Karno agar dapat maksimal dan tidak membahayakan barang yang dijual pedagang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Wonogiri, Guruh Santoso, saat dihubungi Solopos.com mengatakan telah mempersiapkan perbaikan atap Pasar Bung Karno dengan menutup bagian atap sehingga air tidak masuk ketika hujan deras.

Hal ini akan dilakukan secara berkala dan bertahap dengan pasar-pasar lainnya di Kabupaten Wonogiri karena masih dalam masa pemeliharaan satu tahun Pasar Bung Karno.