Kebakaran Solo: Rumah Kobong, Warga Kadipiro Dilarikan ke RS

Rumah milik Sadin, 70, warga Kampung Gedong RT 003 RW 011, Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (9/7 - 2018) malam terbakar. (Solopos/Nicolous Irawan)
09 Juli 2018 22:27 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kebakaran Solo terjadi di sebuah rumah milik Sadin, 70, warga Kampung Gedong RT 003 RW 011, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (9/7/2018) malam WIB. Satu orang mengalami luka bakar akibat peristiwa ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com di lapangan, anak pemilik rumah, Tarso, 41, hendak memasang selang tabung gas elpiji di rumah sekitar pukul 18.15 WIB. Saat pemasangan ini, diperkirakan kurang rapat sehingga ada kebocoran tabung gas. Alhasil, adanya percikan api berakibat tabung gas meledak kemudian api dengan cepat menyambar ke tungku dan menghanguskan isi rumah.

Saat peristiwa kebakaran Solo ini terjadi, sang ayah, Sadin, serta istri atau ibu korban, Rakinem, dan kakak Tarso, Etik, berada diteras depan. Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berdatangan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Pada pukul 19.30 WIB api bisa dipadamkan dengan bantuan 7 unit mobil pemadan kebakaran. Di samping itu, petugas PLN sempat memadamkan listrik di kawasan ini sementara waktu demi keamanan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo, Gatot Soetanto, mengatakan, kebakaran diduga disebabkan karena ledakan gas elpiji. "Pemilik rumah hendak mengganti tabung gas, tapi kemungkinan tabung gas bocor lalu ada percikan dan terjadi ledakan. Akibatnya, api menjalar cepat menghanguskan rumah," paparnya, kepada wartawan.

Salah seorang warga sekitar, Bambang, mengatakan terkejut saat melihat api menyala terlihat di bagian atap rumah tetangganya. Terlebih rumahnya dengan tempat kebakaran cukup berdekatan.

“Saya dan warga sekitar langsung usaha untuk memadamkan api. Kami pakai alat seadanya dulu supaya api enggak merembet kemana-mana,” katanya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Banjarsari, Iptu Syarifudin, mengatakan dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan masih terus menyelediki penyebab kebakaran tersebut.

“Kami cek TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Ada satu korban yang dibawa ke RSUD Ngipang karena mengalami luka bakar. Infonya, anak pemilik rumah sedang mengganti tabung gas kemudian bocor dan akhirnya meledak dan membakar rumah,” paparnya.

Akibat kejadian ini, Tarso dilarikan ke RSUD Ngipang karena menderita luka bakar yang diperkirakann terkena ledakan tabung gas. Di samping itu, pemilik rumah yang sehari-hari memproduksi mi dan kue semprong ini diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp80 juta.