Penumpang Diserobot Feeder BST, Awak Bus Karanganyar Mogok Massal

Wakapolsek Karangpandan, Ipda Eko Budi Hartono, berbincang dengan awak bus di Terminal Karangpandan, Karanganyar, Selasa (10/7 - 2018). (Istimewa/Polres Karanganyar)
10 Juli 2018 17:45 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sejumlah awak bus perusahaan otobus yang beroperasi di Karanganyar berunjuk rasa dan mogok melayani penumpang pada Selasa (10/7/2018). Alasan mereka sopir angkutan dari luar Karanganyar menyerobot penumpang di Karanganyar.

Salah satu sopir angkutan feeder Batik Solo Trans  (BST) ketahuan nekat menaikkan penumpang di Karanganyar pada Selasa pagi. Sejumlah awak bus trayek Tawangmangu-Solo PP pun bertindak menghentikan aksi sopir feeder BST berpelat nomor AD 1065 FA itu.

Sejumlah awak bus trayek Tawangmangu-Solo PP menghentikan sopir feeder BST di Terminal Jungke Karanganyar. Penumpang yang dibawa terpaksa diturunkan di terminal. Imbas tindakan itu, sejumlah awak bus memilih mogok menarik penumpang.

Pantauan Solopos.com, sejumlah penumpang duduk di halte Terminal Jungke menunggu bus yang melayani penumpang. Sejumlah petugas Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP), Polres Karanganyar, dan Satpol PP berjaga di sekitar terminal. Mereka memastikan penumpang terangkut bus.

Salah satu awak bus PO Putra Lawu, Wahyu, mengaku tidak mengetahui langsung kejadiannya. Tetapi, dia mendapat informasi tentang aksi sopir feeder BST  yang menaikkan penumpang di Karanganyar.

"Katanya itu tadi [sopir] BST menyerobot penumpang di [terminal] Jungke. Jam pagi kan jarang penumpang. [Penumpang] diserobot ya sopir emosi. Jadi mogok. Permintaan kami enggak boleh [angkutan di luar trayek menarik penumpang sembarangan]. Kalau ada trayek mangga. Kami minta mereka ditertibkan. Ini merugikan transportasi besar," ungkap dia saat ditemui wartawan di Terminal Jungke.

Seusai berunjuk rasa di Terminal Jungke Karanganyar, sejumlah awak bus perwakilan dari sejumlah PO menggelar aksi serupa di Terminal Karangpandan. Mereka dari PO Hasta Putra, PO Putri Sahabat, PO Gaya Putra, PO Langsung Jaya, PO Rukun Sayur, PO Putra Lawu, dan lain-lain beraudiensi dengan Dishub PKP Karanganyar, perwakilan Dishub Kota Solo, dan Polsek Karangpandan.

Kepala Dishub PKP Karanganyar, Sundoro, menyampaikan hasil pertemuan sejumlah bus trayek Tawangmangu-Solo mogok tetapi ada yang tetap beroperasi seperti biasa. Selain itu, mereka memastikan seluruh bus di Karanganyar akan beroperasi kembali seperti biasa pada Rabu (11/7/2018).

"Apabila ada pelanggaran dari bus atau angkutan lain yang tidak punya ijin [trayek di Karanganyar], kru bus akan mengambil gambar atau menghentikan dan melaporkan ke Polres Karanganyar. Besok normal, tidak ada mogok," kata Sundoro saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa.