Awas, Ada Penyempitan di Jl. Ir. Juanda Solo!

Kendaraan melintas di Jl. Ir. Juanda, Pucangsawit, Jebres, Solo, Rabu (11/7 - 2018) siang. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
12 Juli 2018 14:15 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jalan Ir. Juanda, Pucangsawit, Jebres, mengalami penyempitan tepatnya di bawah jembatan kereta api (KA) Jurug. Penyempitan tersebut karena ada proyek pembangunan jembatan untuk jalur rel ganda  lintas stasiun Solo Balapan-Stasiun Kedungbanteng, Sragen.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Rabu (11/7/2018) siang penyempitan selebar sekitar satu meter itu terjadi di dua lajur jalan, baik yang mengarah ke utara maupun ke selatan. Akibatnya, tiap-tiap ruas hanya bisa dilewati satu kendaraan.

Tokopedia

Papan peringatan penyempitan jalan sudah dipasang di ruas Jl. Ir. Juanda dekat Taman Makam Pahlawan. Berjalan ke selatan, sejumlah water barrier dipasang sebagai pembatas ruang pengerjaan proyek.

Selain di tiap sisi jalan, water barrier juga dipasang di bagian tengah tepat di bawah tiang jembatan. Pelaksana proyek rel ganda, PT Nindya Karya, belum dapat memastikan hingga kapan penyempitan jalan sepanjang sekitar 100 meter itu akan berlangsung.

Meski ada penyempitan, arus lalu lintas di bawah Jembatan Jurug terpantau ramai lancar. Kepadatan jalur yang dilintasi kendaraan berat seperti truk dan bus tersebut terpantau hanya terjadi saat jam sibuk seperti jam berangkat dan pulang kerja.

Kepala Pelaksana Proyek dari PT Nindya Karya, Rizal, mengatakan penyempitan jalan itu hanya bersifat insidental. “Biasanya water barrier akan dibuka kembali ketika kontraktor tidak bekerja mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB keesokan harinya,” ucap Rizal ketika ditemui Solopos.com di lokasi proyek.

Waktu penutupan juga masih menyesuaikan kebutuhan. “Jadi enggak setiap hari dibagi dua, terutama saat langsir [pemindahan] material dari satu lajur ke lajur lain” katanya.

Dia mengatakan penutupan lajur ini untuk alasan keamanan pekerja dan pengguna jalan. Rizal menambahkan buka tutup jalan akan terus dilakukan selama pengerjaan proyek tersebut. PT Nindya Karya menargetkan paling lambat akhir Desember pengerjaan jembatan  rampung.

Namun ada kemungkinan proyek selesai lebih cepat. Dalam proyek ini PT Nindya Karya akan membangun jalur ganda sepanjang 400 meter yang meliputi 200 meter ke arah Jebres dan 200 meter ke arah Palur.