Direnovasi Pemerintah, Rumah Zohri Tetap Pakai Papan

Suasana di depan rumah Lalu Muhammad Zohri sebelum di renovasi. (Bisnis / Eka Chandra Septarini)
13 Juli 2018 15:20 WIB Eka Chandra Septarini Nasional Share :

Solopos.com, MATARAM -- Rumah keluarga Lalu Muhammad Zohri -- atlet muda pemenang Kejuaraan Dunia Atletik U-20 sprint 100 meter putra di Finlandia -- yang terletak di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera direnovasi. Namun, Zohri tidak ingin renovasi itu mengubah rumahnya menjadi mewah.

Rencana renovasi itu merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono karena rumah tersebut jauh dari layak. Kakak laki-laki Zohri Lalu Marif mengatakan meskipun akan direnovasi, rumah tersebut akan tetap menggunakan bahan papan untuk membangunnya.

Salah satu alasan tetap digunakannya papan dalam proses renovasi tersebut adalah untuk tetap mengenang kondisi rumah tersebut sebelum diperbaiki agar semua kenangan bisa tetap dirasakan. "Pakai papan biar kenangannya tetap ada," ujar Marif.

Marif menceritakan, jika Zohri pulang ke rumah orang tuanya, dia biasa tidur di rumah kayu atau dalam bahasa sasak disebut bedek peninggalan orang tuanya ini. Sejak Zohri diberitakan menjadi pemenang beberapa waktu lalu, rumah sederhana ini banyak mendapat kunjungan dan perhatian dari berbagai pihak.

Zohri mengalahkan dua atlet Amerika Serikat Anthony Schwartz dan Eric Harrison yang menempati peringkat dua dan tiga dengan catatan waktu masing-masing 10,22 detik.

Catatan waktu 10,18 detik itu sekaligus memecahkan rekor nasional junior atas namanya sendiri 10,25 detik. Rekor waktu 10,18 detik itu juga mendekati rekor nasional senior atas nama Suryo Agung Wibowo 10,17 detik.

Putra pasangan almarhum Lalu Ahmad Yani dan almarhumah Saeriah itu memang bercita-cita memperbaiki rumah di kampung halamannya jika telah mencapai kesukesan.
Menurut kakak Zohri, Fazilah, adiknya memang berencana membeli tanah di luar kampungnya di Dusun Karang Pangsor jika sudah mampu.

"Saya tidak pernah mengetahui masalah pribadi Lalu. Dia tidak ingin menyusahkan kakak-kakaknya atau keluarganya yang lain. Dia akan berusaha sendiri selama dia mampu," ujar kakak sulung itu.

Sebelum meninggal, ayah Lalu Muhammad Zohri pernah mendoakan agar putranya selalu sukses mencapai cita-citanya.

Tokopedia