Marah! Kapolri Copot Polisi yang Tendang Wanita di Minimarket

Video polisi menganiaya wanita di sebuah swalayan di Babel. (Youtube - Gracia Ileana)
13 Juli 2018 15:55 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian marah mengetahui seorang perwira menengah (pamen) Polda Bangka Belitung (Babel), AKBP Yusuf, terlibat penganiayaan terhadap dua wanita dan seorang anak yang dituduh mencuri. Tito pun memerintahkan pencopotan Yusuf dari jabatannya.

"Kapolri marah karena AKBP Y tidak sejalan dengan program Promoter," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Menurut Iqbal, Kapolri memerintahkan Kapolda Babel agar mencopot AKBP Yusuf dari jabatannya. Yusuf sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Kilas Direktorat Pengamanan Benda Vital (Ditpamobvit) Polda Babel.

AKBP Yusuf kini dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Babel. Sedangkan jabatan lamanya diisi AKBP Steyvanus Saparsono berdasarkan Surat Telegram Kapolda Babel Nomor ST / 1786 / VII / 2018 tertanggal 13 Juli 2018.

Iqbal menuturkan Kapolri geram setelah mengklarifikasi video penganiayaan oleh AKBP Yusuf yang tersebar melalui media sosial. Tito memerintahkan polisi menghilangkan arogansi dan kekerasan terhadap masyarakat sipil sesuai program Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter).

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bangka Belitung AKBP Abdul Munim mengungkapkan tindakan Yusuf terhadap dua orang dan anak itu dilatarbelakangi aksi pencurian yang tertangkap tangan. Munim beralasan kedua orang wanita dan anak itu diduga berkomplot melakukan pencurian di toko dan memicu kekesalan Yusuf.

Selain itu, Yusuf juga marah karena kedua wanita dan anak tersebut tidak mengaku bersalah. Namun Munim menegaskan Bidang Propam Polda Babel akan memproses dugaan kekerasan oleh Yusuf itu.

Tokopedia