Jokowi Undang ke Istana, Zohri segera Jadi PNS Kemenpora

Lalu Muhammad Zohri (Reuters/Kalle Parkkinen)
14 Juli 2018 04:30 WIB Dinda Wulandari/Suara.com Nasional Share :

Solopos.com, PALEMBANG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Lalu Muhammad Zohri meraih medali emas dalam kejuaraan dunia lari jarak 100 meter usia 20 tahun di Finlandia.

"Saya bangga, kita bangga, seluruh masyarakat bangga, atas prestasi yang telah dicapai oleh Lalu Muhammad Zohri dari NTB. Semuanya pasti bangga," kata Presiden di Benteng Kuto Besak, Kota Palembang, Jumat, (13/7/2018).

Atas prestasi tersebut, pagi tadi PresidenJokowi sudah menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi rumah yang ditempati Zohri di Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Itu sebagai ungkapan rasa bangga seluruh rakyat Indonesia. Jadi tadi pagi telah saya perintah Menteri PU untuk membangun [merenovasi] rumahnya Zohri," ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden juga berencana untuk mengundang Zohri ke Istana Kepresidenan. "Iya nanti [pekan depan]," kata Presiden Jokowi.

Bagi Presiden Joko Widodo, prestasi gemilang yang ditorehkan Zohri menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet nasional untuk berprestasi di Asian Games 2018. "Saya kira sekali lagi ini menjadi modal kita untuk lebih semangat lagi meraih tambahan emas di lari 100 meter," ujarnya.

PNS

Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan mengangkat Lalu Muhammad Zohri sebagai pegawai negeri sipil pada tahun 2018 ini. Dia akan menjadi PNS dengan formasi khusus.

"Jadi tadi saya sudah putuskan dengan kawan-kawan, termasuk juga ini nanti akan menjadi program 2018. Kan sebentar lagi kami akan mengumumkan penerimaan PNS baru, saya akan masukkan Zohri ke situ. Zohri ini akan kami angkat menjadi PNS dengan formasi khusus," kata Menpan RB Asman Abnur dalam acara Leader's Talk di Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Jumat, dilansir Suara.com.

Asman mengatakan, Muhammad Zohri nantinya menjadi PNS pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, karena umurnya belum cukup untuk menjadi PNS, maka pengangkatannya belum bisa dilakukan.

"Nanti di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Jadi biar nanti, sementara dia jadi atlet, dia bekerja sebagai atlet, tapi di Kemenpora pegawai negerinya. Nanti setelah dia tidak jadi atlet, baru jadi pelatih," katanya.

Asman mengatakan, pengangkatan Lalu Zohri sebagai PNS merupakan bentuk apresiasi negara atas prestasinya yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. "Karena dia sudah memenuhi kriteria sebagai atlet berprestasi tingkat dunia, tinggal nanti menunggu umurnya 18 tahun. Kalau tak salah tahun ini 18 tahun," tandas Asman.

Tokopedia