Kebakaran Wonorejo, 4 Mesin Jahit dan Bahan Seragam Sekolah Ikut Ludes

Warga berusaha memadamkan kebakaran rumah di Perumahan Gondang Permai, Wonorejo, Karanganyar, Minggu (15/7 - 2018). (Istimewa/Budianto)
15 Juli 2018 17:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kebakaran  rumah warga Jalan Arjuna 3 Perumahan Gondang Permai, Wonorejo, Karanganyar, Ayub Abu Azam, 43, Minggu (15/7/2018) pagi, tak hanya menghanguskan rumah tapi juga empat mesin jahit dan kain bahan seragam sekolah.

Penyebab kebakaran itu diduga hubungan pendek arus listrik. Informasi yang dihimpun Solopos.com, pemilik rumah tidak berada di rumah saat kejadian. Kapolsek Gondangrejo, AKP Sugeng Dwiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan Ayub pergi ke pengajian pukul 06.00 WIB sedangkan istrinya berbelanja sayur ke pasar pukul 06.45 WIB. Mereka meninggalkan anaknya, Amar, 13, di rumah.

Tokopedia

"Keterangan saksi, Sukarman, dia melihat asap pekat dari kejauhan. Lokasinya di gang perumahan sisi utara. Dia [Sukarman] meminta saksi lain naik ke loteng rumah untuk melihat lebih jelas," kata Sugeng saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Sukarman melaporkan kejadian itu ke polisi setelah memastikan lokasi kebakaran di rumah tetangganya. Tetangga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian berduyun-duyun berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Akibat kejadian itu korban masih shock.

"Harta benda habis. Mereka sementara mengungsi ke masjid enggak jauh dari lokasi kejadian. Ini mereka masih menenangkan diri. Saat kejadian itu anak korban menyelamatkan diri. Dia bingung rumahnya terbakar," tutur dia.

Tim Inafis Polres Karanganyar datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasi olah TKP, api diduga muncul dari ruang tempat meletakkan mesin jahit.

"Diduga korsleting listrik pada mesin jahit. Tim Inafis mendapati api muncul dari ruang menjahit. Empat mesin jahit dan kain untuk membuat seragam sekolah habis. Kerugian belum ditaksir," ujar dia.

Api sempat merembet ke atap rumah tetangga Ayub. Api menyambar talang rumah yang berada di belakang rumah . Empat unit mobil pemadam kebakaran  dari Karanganyar, Sragen, dan Solo berupaya memadamkan api.