Lift dan Eskalator Pasar Klewer Rusak, Ini Kata Disdag Solo

Kondisi lift Pasar Klewer Solo yang rusak beberapa waktu lalu belum diperbaiki. (Solopos/Nicolaus Irawan)
16 Juli 2018 14:15 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah pengunjung dan pedagang Pasar Klewer Solo pada pekan lalu mengeluhkan kerusakan lift dan eskalator di pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah itu. Kerusakan terjadi berurutan sehingga mengganggu mobilitas hilir mudik barang maupun orang.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, mengatakan kerusakan tersebut merupakan hal yang wajar lantaran kerap digunakan untuk mengusung barang-barang berat. Terlebih, beberapa pedagang dan pengunjung diketahui kerap membandel dengan membawa dagangan melebihi kapasitas lift.

Tokopedia

“Dari laporan yang saya terima, ada yang nakal sampai mengganjal lift. Kalau terjadi terus menerus, fasilitas sebagus apa pun pasti cepat rusak,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Minggu (15/7/2018).

Subagiyo menyebut perbaikan lift dan eskalator Pasar Klewer  tak cepat dilakukan lantaran menunggu rekanan teknisi dari Jakarta. Namun, ia berjanji secepatnya menghubungi rekanan tersebut agar lift dan eskalator lekas diperbaiki.

“Teknisi juga menunggu spare part yang dibutuhkan untuk mengganti perangkat yang rusak. Semua tidak bisa sak dhet sak nyet [seketika itu juga]. Musti sabar,” ungkapnya.

Biaya perbaikan tersebut, sambung dia, berasal dari dana pemeliharaan pasar. Ia mengimbau pengunjung dan pedagang untuk ikut menjaga fasilitas dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Anggota Fraksi Demokrat Nurani Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo, Supriyanto, menyayangkan kerusakan fasilitas Pasar Klewer. Keberadaan dua fasilitas itu terbilang baru dan belum berumur tahunan.

“Kontraktor harus tanggung jawab. Apakah ini ada garansi, harus dipastikan. Tindaklanjuti secepatnya, jangan ditunda. Apalagi ini ikon Kota Solo. Adanya kerusakan saja sangat disayangkan,” kata dia, Minggu.