Rumah Warga Sragen Terbakar Gara-Gara Tetangga Bakar Kertas

Petugas memadamkan sisa kebakaran di Kampung Mojo Kulon, Sragen Kulon, Sragen, Senin (16/7 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
16 Juli 2018 14:45 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Bagian atap kamar belakang rumah milik Joko Sutrisno di Kampung Mojo Kulon RT 002/RW 007, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, terbakar gara-gara sisa bara api bakaran kertas dari kebun kosong di belakang rumah, Senin (16/7/2018) siang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Musibah kebakaran tersebut bermula saat pemilik usaha percetakan kecil, Bambang, 47, yang merupakan tetangga Joko Sutrisno membakar kertas di kebun belakang rumahnya pada Senin siang. Setelah membakar kertas, Bambang memadamkan apinya.

Tokopedia

Kemudian Bambang melanjutkan pekerjaannya. Bambang tidak sadar masih ada bara api pada lokasi pembakaran kertas itu. Bara api itu kemudian merembet ke rerumputan dan semak kering menjadi api.

Karena terbawa angin, api itu terus menjalar dan membakar rerumputan di areal kebun kosong itu. Api terus menjalar ke tumpukan kayu yang menempel di luar dinding bagian belakang rumah Joko Sutrisno.

“Begitu api sudah merembet saya baru tahu. Saya berusaha memadamkan api di tumpukan kayu itu dengan air seadanya. Api terus membesar dan saya kewalahan. Api itu mengenai kayu belandar yang menonjol keluar [rumah Joko Sutrisno]. Kayu itu hangus terbakar dan merembet ke kayu usuk dan reng bangunan kamar tetangga sebelah,” ujar Bambang saat berbincang dengan Solopos.com, Senin siang.

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi tim pemadam kebakaran. Dua unit mobil kebakaran tiba. Petugas pemadam kebakaran dibantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen langsung memadamkan api. Dalam waktu singkat api bisa dipadamkan.

“Kebakaran itu dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Api merembet ke bagian atap rumah Pak Joko mulai pukul 11.45 WIB. Warga berusaha memadamkan api. Untungnya tim pemadam langsung tiba dan api bisa dipadamkan dalam waktu cepat,” ujar warga setempat, Warsito, 68, saat berbincang dengan Solopos.com.

Warsito yang juga tetangga Joko Sutrisno mengetahui musibah kebakaran itu berasal dari warga yang membakar kertas di kebung belakang rumah Joko Sutrisno. “Kebun itu milik Pak Suparno. Api merembet ke rumah Pak Joko itu lewat rerumputan yang kering akibat kemarau,” tambahnya.