359 Calhaj Kloter 1 Embarkasi Solo Terbang ke Tanah Suci

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyapa calhaj kloter 1 daerah asal Tegal saat acara pelepasan calhaj di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (17/7 - 2018) dini hari. (Solopos/ M. Feri Setiawan)
17 Juli 2018 09:00 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Sebanyak 359 calon jemaah haji  (calhaj) kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi 1 Solo diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Selasa (17/7/2018). Upacara pepasan calhaj kloter 1 asal Kabupten Tegal, Jateng secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali pukul 03.30 WIB.

"Kami meminta kepada calhaj kloter 1 bersabar mengikuti prosedur yang diadakan PPIH [Panitia Penyelenggara Ibadah Haji]. Jangan lupa calhaj untuk menjaga kesehatan karena cuaca di sana lebih panas dibandingkan di Tanah Air," ujar Ganjar kepada wartawan.

Ganjar mengungkapkan fasilitas haji yang ditawarkan setiap tahun meningkat. Hal tersebut sangat penting untuk meningkat pelayanan haji. Pemprov Jateng dalam pelakasanaan ibadah haji tahun ini salalu berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Jateng.

"Kami mendoakan semoga calhaj kloter 1 ini berangkat sampai tujuan serta kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat menjadi haji  mabrur," kata dia.

Kasubbag Humas PPIH Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Afief Mundzir, mengatakan kloter 1 yang diberangkatkan ke Tanah Suci berasal dari Kabupaten Tegal dengan jumlah 359 calhaj. Calhaj mulai masuk ke bandara pukul 04.30 WIB. Peberbangan dimulai pukul 05.30 WIB.

"Kami mulai menggelar upacara pelepasan Senin pukul 23.00 WIB. PPIH melakukan pengecekan biometrik [pengecekan sidik jari dan foto] paspor serta visa semua calhaj sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Pengecekan biometrik baru kali pertama dilakukan di asrama tahun ini. Sebelumnya biometrik dilakukan di Madinah dan Mekah. Butuh waktu lima menit sampai tujuh menit setiap memeriksa biometrik ke calhaj," ujar.