Pasar Klewer: Pemkot Solo Tawar Sewa Alut Separuh Harga

Pasar Klewer, Solo. (Solopos/Dok)
18 Juli 2018 19:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemkot Solo berencana mengajukan penawaran perpanjangan sewa lahan Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo setengah dari harga saat ini Rp2,5 miliar.

Pemkot menawar sewa lahan untuk kios darurat Pasar Klewer  timur itu senilai Rp1,25 miliar. Masa sewa lahan Alut untuk pasar darurat Klewer akan habis pada 20 Oktober nanti. Merujuk perjanjian, permohonan perpanjangan sewa harus diajukan tiga bulan sebelum tanggal berakhirnya masa sewa.

“Jadi otomatis sekarang harus kami ajukan untuk perpanjangan sewa lahan Alut itu,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Rabu (18/7/2018).

Pemkot telah berkomunikasi secara lisan terkait rencana perpanjangan sewa lahan Alut dengan pejabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Permohonan akan diajukan secara resmi melalui surat ditujukan langsung kepada Raja Keraton Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Pemkot berharap nilai sewa Alut bisa turun separuh dari harga sebelumnya.

“Harapannya itu bisa diterima Keraton. Jadi kami hanya membayar Rp1,25 miliar untuk perpanjangan sewa lahan Alut hingga setahun nanti,” katanya.

Saat ini, Pemkot telah mengajukan anggaran perpanjangan sewa lahan Alut dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2018 senilai Rp1,25 miliar atau setengah dari nilai sewa 2017. Perpanjangan sewa lahan Alut diperlukan karena hingga kini belum ada kejelasan soal pencairan anggaran revitalisasi Pasar Klewer timur dari pemerintah pusat.

“Sekarang masih dibahas antara Kemendag dengan Kementerian Keuangan [Kemenkeu] soal anggaran revitalisasi Pasar Klewer timur,” katanya.

Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo berharap harga sewa Alut bisa diturunkan jadi separuh. Alasannya agar anggaran Pemkot bisa dialokasikan untuk program lain. “Sekarang tinggal mengajukan perpanjangan ke Keraton dan menunggu anggaran pusat cair,” katanya.

Rudy mengaku telah berulang kali menagih janji pemerintah pusat untuk mencairkan bantuan anggaran pembangunan Pasar Klewer timur. Rudy bahkan pernah menyampaikan permohonan itu secara langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Presiden meninjau bangunan Pendapi Gede Balai Kota Solo, 17 Juni 2018.

“Saya tanyakan lagi ke Pak Jokowi soal Klewer timur dan responsnya bagus, jawabnya sudah perintahkan ke Kemendag. Tapi sampai sekarang belum juga turun,” katanya.

Saat ini, Kemendag tengah berkoodinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait penganggaran pembangunan Pasar Klewer timur. Pada intinya, pemerintah pusat tetap pada komitmen semula untuk membangun Pasar Klewer.

Hanya, Pemkot Solo  tidak bisa hanya berdiam diri menunggu kucuran bantuan anggaran dari pemerintah pusat. Pemkot tetap mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk pengalaman kegagalan pembangunan Pasar Klewer timur di tahun lalu.

“Tetap kami beri waktu sampai Agustus nanti, kalau memang anggaran [pusat] tidak cair ya dikerjakan sendiri [anggaran APBD Kota Solo],” katanya.