Pilkades Serentak Klaten Ditargetkan Maret 2019

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
19 Juli 2018 10:30 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak direncanakan digelar pada Maret 2019 mendatang. Pilkades Klaten itu untuk posisi 271 jabatan kades yang habis masa jabatannya pada Mei 2019.

Rencana Pilkades serentak sempat terkendala lantaran jadwal yang bentrok dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang jatuh pada April. Namun, dari hasil konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempersilakan pelaksanaan Pilkades digelar sebelum Pemilu 2019. “Kami sudah konsultasikan ke Kemendagri dan jawaban lisan dari Kemendagri tergantung daerah. Kalau daerah dengan kondisi stabil silakan,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Klaten, Ronny Roekminto, saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (18/7/2018).

Dengan hasil konsultasi itu, pemkab merencanakan Pilkades serentak digelar pada Maret mendatang atau sebelum Pemilu 2019. “Dalam aturannya itu 30 hari sebelum masa habis jabatannya habis dilakukan pemilihan. Mudah-mudahan pada Maret sebelum ada Pileg dan Pilpres sudah diadakan Pilkades,” urai dia.

Soal anggaran, Ronny mengatakan dibiayai APBD Klaten. Masalah biaya itu sempat menjadi persoalan lantaran pilkades berdekatan dengan awal tahun. “Kami sudah koordinasi dengan Bappeda dan BPKD mudah-mudahan penetapan APBD 2019 bisa sesuai aturan main yakni akhir tahun sehingga awal tahun sudah bisa dilakukan tahapan pilkades. Kami juga sudah koordinasi dengan camat dan Dispermasdes untuk mempersiapkan rangkaian pilkades itu melalui APBD perubahan,” ungkapnya.

Jumlah kades yang habis masa jabatannya pada Mei 2019 sekitar 271 orang dari total 391 desa. Sebanyak 48 jabatan kades sudah diisi pada 2017 lalu. Sisanya atau sekitar 72 jabatan kades habis masa jabatannya pada Oktober 2019. “Kalau digelar setelah Pemilu 2019 akan semakin berat. Kami harus menyiapkan 271 ASN menjadi pj [penjabat] kades karena masa jabatannya sudah habis pada Mei,” katanya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan masih menggodok rencana Pilkades serentak pada Maret 2019. “Kalau digelar sebelum pemilu itu tidak perlu banyak menyiapkan pj. Karena paling banyak yang masa jabatannya habis itu di Mei 2019,” urai dia.