BST Koridor 4 Solo, Deadline Damri Pertengahan Agustus

Bus Batik Solo Trans. (Solopos/Dok)
20 Juli 2018 06:15 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo memberi batas waktu atau deadline kepada Perum Damri hingga pertengahan Agustus 2018 untuk memastikan kesanggupan menjalankan kerja sama pengoperasian bus Batik Solo Trans (BST) koridor 4 (Terminal Kartasura-Palur via Jl. Adisucipto).

Dishub berkeras tetap memberlakukan kebijakan paket pengoperasian bus BST koridor 1 (Bandara Adi Soemarmo-Palur) dan koridor 4. Artinya, jika tak bersedia mengoperasikan bus BST koridor 4, Perum Damri juga harus melepas hak operasional bus BST di koridor 1.

Tokopedia

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, mengatakan dalam waktu dekat Dishub bakal mengirim surat lagi kepada manajemen Perum Damri guna meminta kepastian untuk kali terakhir soal pengoperasian bus BST koridor 4. Dishub akan menunggu balasan atau respons dari Perum Damri hingga pertengahan bulan depan.

Jika ingin tetap diperbolehkan mengelola bus BST koridor 1, Perum Damri mesti menerima penawaran dari Dishub tersebut. "Dari surat terakhir yang kami kirim, Perum Damri menjawab untuk koridor 4 tetap minta subsidi. Kalau enggak ada subsidi, Perum Damri enggak mau kelola koridor 4. Sementara untuk koridor 1, mereka menyampaikan tetap siap menjalankan walaupun merugi, aneh ta? Wong rugi kok dijalankan. Kalau info dari teman-teman BST, penumpang koridor 1 itu lumayan," kata Hari saat ditemui Solopos.com, Kamis (19/7/2018).

Hari menyampaikan Dishub tak bisa memberikan subsidi kepada Perum Damri untuk pengoperasian bus BST koridor 4 karena keterbatasan anggaran daerah. Dia meminta Perum Damri mengoperasikan dulu bus BST di koridor 4.

Dishub berkomitmen bakal memberikan subsidi atau bantuan setelah tersedia anggaran. Dishub bakal mengupayakan perolehan bantuan anggaran tersebut dari pemerintah pusat.

Hari menyampaikan pengoperasian bus BST koridor 4 mendesak dilakukan untuk pengoptimalan layanan transportasi umum bagi masyarakat Kota Bengawan. Dishub telah menyiapkan pengoperasian bus BST koridor 4 sejak tahun lalu.

"Halte dan bus kan sudah ada. Kami tinggal menunggu keputusan Damri. Harapan kami ini kan Perum Damri bisa membantu Pemkot dalam memberikan pelayanan transportasi umum di Kota Solo. Saya yakin pasti ada peminatnya untuk bus koridor 4. Kami sudah kaji itu," jelas Hari.

Hari juga memastikan jika pengoperasian layanan bus BST koridor 4 tak akan diprotes pengusaha transportasi lain di Kota Solo. Dishub telah berkoordinasi dengan pengemudi angkuta yang selama ini memberikan pelayanan di rute koridor 4 khususnya Jl. Adisucipto.

Dishub meminta para pengusaha transportasi umum saling memahami demi kepentingan yang lebih besar, yakni tersedianya layanan transportasi umum yang aman dan nyaman bagi masyarakat.