Sisa Api Tungku Bakar Rumah Warga Kismoyoso Boyolali

Petugas memadamkan api di rumah Lamidi, warga Krikilan, Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali, Jumat (20/7 - 2018). (Solopos/Aries Susanto)
20 Juli 2018 10:55 WIB Aries Susanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Rumah warga Kampung Krikilan, Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali, terbakar pada Jumat (20/7/2018) sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran  dipicu sisa-sisa api tungku perapian di dapur yang kemudian menjalar ke tumpukan grajen dan kayu-kayu serta sebagian bangunan rumah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, rumah yang terbakar itu milik Lamidi, warga RT 004/RW 002 Kampung Krikilan, Kismoyoso, Ngemplak. Menurut Lamidi, kebakaran kali pertama diketahui sekitar pukul 09.30 WIB.

Tokopedia

Saat itu, asap terlihat mengepul di rumahnya bagian belakang. Bagian belakang rumah tersebut selama ini digunakan Lamidi dan istrinya untuk menggoreng aneka jajanan untuk dijual ke pasar.

"Tahu-tahu api sudah mengepul di rumah saya bagian belakang. Dan api langsung membesar," ujarnya kepada Solopos.com di sela-sela mengevakuasi barang-barangnya.

Lamidi menuturkan api diduga berasal dari sisa-sisa api di tungku perapian dapur. Selama ini, dia terbiasa menggunakan sisa kayu grajen untuk memasang dan menggoreng jajanan.

"Nah, di samping tungku saya kan memang ada tumpukan grajen. Kemungkinan api merembet ke grajen dan menjadi api besar tanpa saya ketahui," jelasnya.

Setelah api diketahui berkobar, Lamidi dan para tetangga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian warga memanggil petugas pemadam kebakaran.

Berselang satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan oleh petugas. Namun, rumah Samidi bagian belakang sudah ludes.

"Ini kayu-kayu dempel untuk tabungan buat rumah saya habis semua. Termasuk perkakas dapur dan perkasa rumah juga terbakar," terangnya. Kerugian atas musibah itu, diperkirakan mencapai Rp50 jutaan.