Terbakar, Pabrik Tahu dan Keripik Belut Klaten Ludes

ilustrasi kebakaran. (Solopos/Whisnu Paksa)
20 Juli 2018 19:15 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Dua peristiwa kebakaran  terjadi di tempat berbeda di Klaten pada Kamis (19/7/2018) malam dan Jumat (20/7/2018) pagi. Dari dua kejadian itu, tak ada korban jiwa maupun luka.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten, kebakaran pertama terjadi di tempat produksi tahu milik Wido Sumarto, 54, warga Desa Bono, Kecamatan Tulung. Peristiwa itu dilaporkan ke Unit Damkar, Kamis sekitar pukul 20.00 WIB.

Tokopedia

Saat kebakaran terjadi, Wido tak ada di rumahnya lantaran pergi menghadiri acara bersama tetangga lainnya. Hanya ada seorang pegawai di tempat produksi.

Api cepat membesar hingga menghanguskan atap bangunan. Diduga api berasal dari tungku masak kedelai yang masih dalam kondisi menyala. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Dari kejadian itu, api membakar  ruangan tempat produksi seluas 25 meter x 7 meter.

Peristiwa kebakaran  kedua terjadi pada tempat produksi keripik milik Lastriyem, 53, warga Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Jumat (20/7/2018) sekitar pukul 09.30 WIB. Api diduga berasal dari selang gas tungku penggorengan yang bocor.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB setelah dua unit mobil Damkar diterjukan. “Dari dua kejadian itu tidak ada korban luka ataupun jiwa,” kata salah satu petugas Unit Damkar, Edy Setyawan,saat dihubungi Solopos.com, Jumat.