Berenang, Wisatawan Meninggal di Umbul Ponggok Klaten

Umbul Ponggok Klaten. (Solopos/Dok)
20 Juli 2018 22:10 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :


Solopos.com, KLATEN — Diduga mengalami serangan jantung, seorang pria meninggal dunia seusai berenang di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Jumat (20/7/2018) siang.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, insiden itu terjadi saat Sutarbi, 53, beserta rombongan datang ke Umbul Ponggok Klaten untuk berenang, Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Pria asal Dukuh Watu Gajah, RT 001/RW 007, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, itu berenang bersama keponakannya yang berusia tujuh tahun.

Siang itu, korban berenang dari patung ikan menuju wahana Ninja Warior sejauh sekitar 15 meter. Saat Sutarbi hendak menaikkan keponakannya ke anjungan Ninja Warior, ia terlihat kelelahan. Ia menggerak-gerakkan badannya tak beraturan seolah meminta tolong.

Salah seorang pengunjung yang melihat Sutarbi lantas meminta personel SAR Umbul Ponggok Klaten agar mengevakuasi korban dari air dan memberikan pertolongan.

Oleh tim SAR, Sutarbi dibawa ke tepi kolam dalam keadaan tak sadarkan diri. Personel SAR berusaha memberikan nafas buatan dan bantuan oksigen kepada korban. Namun, hasilnya nihil.

Korban lalu dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu guna penanganan lebih lanjut. Oleh dokter RS setempat, Sutarbi dinyatakan meninggal dunia dengan indikasi serangan jantung.

Indikasi itu diperkuat oleh keterangan keluarga korban bahwa Sutarbi mengalami penyumbatan jantung sekitar dua tahun lalu. Korban juga sering keluar masuk rumah sakit untuk kontrol dan berobat.

Saat dimintai konfirmasi Solopos.com, Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Tirta Mandiri Desa Ponggok, Joko Winarno, membenarkan insiden itu.

“Iya benar, ada insiden itu. Kami sudah konfirmasi dengan keluarga korban dan pihak-pihak terkait. Kami sekarang sedang menyusun kronologi peristiwa secara detil sebagai laporan ke Polsek terdekat,” ujar dia, saat dihubungi, Jumat malam.