Gelombang Tinggi Bikin Warga Pesisir Selatan Wonogiri Khawatir

Gelombang tinggi di Pantai Sembukan pada Kamis (19/7 - 2018) pagi. (Istimewa/BPBD Wonogiri)
20 Juli 2018 12:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Gelombang tinggi di pantai selatan Wonogiri  membuat warga pesisir pantai tersebut khawatir. Para nelayan tak berani melaut dan memilih diam di rumah sembari membuat gula merah atau merawat ternak.

Kadus Guntur, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Widhi Hartono, saat ditemui Solopos.com, Kamis (19/7/2018), mengatakan saat ini warga yang bekerja sebagai nelayan pencari ikan sudah tidak melaut. Warga telah paham dengan melihat gejala-gejala alam.

"Karena tidak melaut warga Dusun Guntur sementara bekerja membuat gula jawa atau merawat ternak mereka," jelas Widhi.

Widhi justru mengkhawatirkan warga yang berwisata ke pantai. Ia berharap imbauan-imbauan di papan pengumuman yang banyak dipasang di pantai-pantai bisa menjadi upaya preventif terhadap hal-hal yang membahayakan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri  juga mengeluarkan imbauan kepada nelayan di pantai selatan wilayah Paranggupito agar tak melaut. Peringatan itu menindaklanjuti informasi Badan Meteorologi Dan Geofisika (BMKG) mengenai peringatan dini gelombang tinggi pada Kamis (19/7/2018).

Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, saat dihubungi Solopos.com, Kamis, mengatakan gelombang tinggi di Samudera Indonesia termasuk perairan Kabupaten Wonogiri diperkirakan mencapai empat hingga enam meter.

“Gelombang tinggi [sesuai prakiraan BMKG] terjadi mulai Kamis [19/7/2018] pukul 07.00 pagi hingga Jumat [20/7/2018] pukul 07.00 WIB. Nelayan diminta untuk tidak melaut dahulu dan wisatawan jangan mendekati bibir pantai karena berbahaya,” ujarnya.

BPBD juga menyampaikan peringatan melalui pemerintah kecamatan, desa sekitar pantai, dan pengelola tempat wisata di Wonogiri. BPBD juga telah memasang papan peringatan gelombang tinggi di sekitar pantai.

Saat ini BPBD terus pantauan kondisi pantai selatan Wonogiri  seperti Pantai Sembukan, Nampu, Klotok, Waru, dan Parangjoro. Berdasarkan pantauan BPBD gelombang mencapai ketinggian empat meter.