Kecelakaan Solo: Tak Dengar, Bengkong Meninggal Tertabrak KA Kalijaga

Warga di lokasi kejadian melihat jenazah Suprapto alias Bengkong, 35, Sabtu (21/7 - 2018). (Solopos/Arif Fajar S)
21 Juli 2018 19:15 WIB Arif Fajar Setiadi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kecelakaan Solo warga terlindas kereta terjadi di utara palang Joglo. Kisah tragis dialami Bengkong, 35, warga Sawahan RT 001, RW 001, Ngemplak, Boyolali, yang mempunyai nama asli Suprapto.

Dia tewas tertabrak Kereta Api  (KA) Kalijaga Semarang-Solo saat duduk di rel di Km 105+4 sebelah utara palang Joglo, Banjarsari, Solo, Sabtu (21/7/2018) siang.

Tokopedia

Menurut Parwoto, 56, warga RT 002, RW 004, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Bengkong tidak mengetahui ada KA Kalijaga Semarang-Solo dengan masinis Muada melaju dari arah utara.

"Bengkong itu tuna rungu dan tuna wicara, kemungkinan dia [korban] tidak mendengar ada kereta api dari arah utara. Sehingga langsung tertabrak dan tepental ke sisi barat rel sejauh 15 meter," terang Parwoto ketika ditemui di lokasi kejadian, Sabtu.

Menurut Parwoto, korban selama ini biasa bermain di sekitar tempat kejadian perkara. Korban biasanya diantar becak dari tempat tinggalnya di Sawahan, Ngemplak, Boyolali.

Menurut keterangan warga lainnya, selain tuna rungu dan tuna wicara korban juga diduga mengalami gangguan jiwa. Menurut Parwoto, korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertabrak KA Kalijaga sekitar pukul 11.40 WIB. "Korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan meninggal seketika," ujarnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polresta Solo. Polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.