2 Calhaj Sakit Dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo

Sejumlah calhaj dan petugas haji berfoto bersama di kompleks Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (18/7 - 2018). (Solopos/Iskandar)
22 Juli 2018 18:15 WIB Ivan Andimuhtarom Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Dua calon haji (calhaj) terpaksa ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena sakit. Mereka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo.

Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Afief Mundzir, mengatakan ada dua calhaj yang sakit itu berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) 9 dan kloter 13.

Tokopedia

Calhaj Kloter 9 yang masih dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo adalah Romlah Nur Sidiq Manaf asal Brebes. Menurut diagnosis tim medis, calhaj  tersebut menderita diare dan gastroenteritis.

Gastroenteritis adalah inflamasi pada lapisan usus yang biasanya disebabkan infeksi. Sementara calhaj satunya yang juga dirawat di RSUD dr. Moewardi adalah Iwan Pranata Ma'ali dari Kota Tegal. Ia mengalami dislokasi sendi.

"Kami belum bisa memberangkatkan mereka sebelum ada rekomendasi kelayakan dari tim medis," ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (20/7/2018) malam.

Sebelumnya, terdapat dua calhaj  dari kloter 1 yang juga tertunda keberangkatannya. Mereka akhirnya bisa berangkat setelah ada rekomendasi medis dan setelah ada kursi kosong pada pesawat (open seat) di kloter 5.

"Kalau sudah ada open seat baru bisa diberangkatkan," terangnya.

Lebih lanjut, hingga hari itu sudah 13 kloter yang berangkat ke Tanah Suci melalui embarkasi Solo. Menurutnya, terdapat 4.650 orang yang telah diberangkatkan.

"Kloter 13 yang berangkat adalah kloter jemaah calhaj asal Kabupaten Brebes," katanya.