Rumah Karanganyar Terbakar, Uang dan Emas 40 Gram Ludes

ilustrasi kebakaran. (Solopos/Whisnu Paksa)
22 Juli 2018 15:37 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Uang Rp13 juta dan perhiasan seberat 40 gram milik Parto Wiyono, 65, ikut ludes saat rumah warga Dusun Gersono RT 001/RW 015, Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, itu terbakar pada Jumat (20/7/2018) pukul 07.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, si jago merah  melalap rumah Parto yang saat itu dalam keadaan kosong. Penghuni rumah sedang bekerja. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Tetapi sebagian bangunan, perabot termasuk uang tunai Rp13 juta dan perhiasan seberat 40 gram ludes dilalap api.

Salah satu tetangga korban, Sularto, 45, yang pertama melihat api membakar rumah bagian belakang, tepatnya di kamar belakang. Saat itu, Sularto berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan Sularto berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Kapolsek Jatiyoso, AKP Murtiyoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan api berhasil dipadamkan dalam waktu dua jam. Korban menderita kerugian material seratusan juta rupiah.

"Tidak ada korban jiwa. Tetapi barang-barang, perabot, uang tunai Rp13 juta, dan perhiasan 40 gram tidak bisa diselamatkan. Ludes," kata Murtiyoko saat dihubungi Solopos.com, Minggu (22/7/2018).

Dugaan sementara, kebakaran  terjadi karena hubungan pendek arus listrik. Setelah api betul-betul padam, sejumlah warga dibantu sukarelawan sekitar berupaya membersihkan puing bekas kebakaran. Rumah itu dihuni Parto bersama istri dan tiga orang anaknya.

"Dugaan sementara karena alat elektronik masih teraliri listrik. Masih menancap di stopkontak. Saat kejadian itu rumah dalam keadaan kosong. Percikan api mengenai bahan mudah terbakar," ujar dia.

Saat ini, korban beserta keluarganya menumpang ke rumah milik saudaranya tidak jauh dari lokasi kejadian. "Sapi di kandang bisa diselamatkan. Kami mengimbau warga teliti dan memastikan rumah aman saat ditinggal bepergian. Aman dari pencurian maupun potensi kebakaran. Jangan meninggalkan alat-alat elektronik dalam kondisi masih teraliri listrik saat rumah kosong. Pastikan juga api kompor atau tungku tidak menyala saat hendak bepergian. Mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan."