Resmi! Rohadi Widodo Bukan Lagi Wabup Karanganyar

Rapat paripurna DPRD Karanganyar mengumumkan pemberhentian Rohadi Widodo dari jabatan Wabup, Senin (23/7 - 2018). (Solopos/Ponco Suseno)
23 Juli 2018 19:15 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- DPRD Karanganyar secara resmi mengumumkan pengunduran diri Wakil Bupati (Wabup) Karanganyar, Rohadi Widodo, ke khalayak umum saat sidang paripurna di gedung DPRD setempat, Senin (23/7/2018).

Dengan pengumuman tersebut, Rohadi Widodo sudah dinyatakan bukan lagi wabup secara de facto. Rohadi mengundurkan diri dari jabatannya lantaran maju sebagai calon anggota DPRD Karanganyar pada Pemilu Legislatif 2019.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di DPRD Karanganyar, rapat paripurna DPRD Karanganyar masa sidang III tentang Pengumuman Pemberhentian Wabup Karanganyar Periode 2013-2018 sempat molor dari jadwal yang sudah diagendakan. Mestinya, rapat paripurna itu berlangsung, Senin(23/7/2018) pukul 13.00 WIB.

Namun, rapat baru dimulai Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, pukul 13.45 WIB. Selain dihadiri sejumlah anggota DPRD Karanganyar, rapat paripurna itu juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Karanganyar. Sementara Rohadi Widodo tidak hadir selama rapat berlangsung.

Rapat berlangsung kurang lebih 12 menit dimulai dengan pembacaan surat DPRD Karanganyar terkait pengumuman pemberhentian Rohadi Widodo sebagai wabup. Pembacaan dilakukan Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Adhe Eliana.

Dalam surat DPRD bernomor 170/269.3/2018 tetang Pemberhentian Wabup disebutkan pemberhentian Rohadi Widodo selaku wabup di Karanganyar dilakukan atas permintaan sendiri. Selanjutnya, DPRD Karanganyar segera mengusulkan pemberhentian wabup itu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemenagri) melalui Gubernur Jateng.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih ke Pak Rohadi Widodo yang telah banyak berkontribusi pada pembangunan di Karanganyar,” kata Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, di sela-sela sidang.

Sumanto mengatakan DPRD Karanganyar mengundang jajaran Forkopimda Karanganyar beserta berbagai pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar agar menghadiri rapat paripurna tersebut. Undangan juga dikirim ke Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo.

“Semua kami undang. Pak Rohadi Widodo memang tidak hadir hari ini [kemarin]. Tidak ada keterangan terkait ketidakhadiran Pak Rohadi Widodo. Rapat paripurna ini tetap dapat terlaksana meski tak dihadiri Pak Rohadi Widodo. Tak ada ketentuan wabup yang mengundurkan diri harus hadir juga saat pengumuman pemberhentian dilangsungkan,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengaku tidak pernah mengetahui rencana Rohadi Widodo maju sebagai caleg di Pemilu Legislatif Karanganyar. “Saya baru mengetahui sebagai caleg dari media massa. Dengan dibacakan pengumuman tadi, Pak Rohadi Widodo secara de facto memang sudah mundur. Tapi secara de jure, Pak Rohadi Widodo masih menjadi wabup di sini," ujar Yuli, sapaan akrabnya.

Masa jabatan bupati-wakil bupati Karanganyar akan berakhir pertengahan Desember 2018 atau tinggal beberapa bulan lagi, jabatan yang ditinggalkan Rohadi tetap kosong. "Jika masa jabatan masih lebih dari 18 bulan, sesuai regulasi wajib diisi,” katanya.