Finalis Putra Putri Solo 2018 Digembleng Latihan Tari dan Koreografi

Finalis Putra Putri Solo (PPS) 2018 mendengarkan penjelasan Ketua Panitia Pelaksana PPS 2018, R.Ay. Febri H. Dipokusumo, saat mengikuti Pembekalan Finalis PP 2018 d Joglo Loji Gandrung Solo, Rabu (25/7 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
26 Juli 2018 14:30 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Para finalis Putra Putri Solo (PPS) 2018 digembleng dengan pelatihan koreografi dan menari Jawa untuk menunjang penampilan mereka pada Grand Final PPS di Balai Kota Solo, Sabtu (4/8/2018) malam. Tarian prajuritan akan ditampilkan para finalis berkolaborasi dengan penari dari Sanggar Surya Sumirat Mangkunegaran.

Ketua Panitia Pelaksana PPS 2018 RAy. Febri H. Dipokusumo mengatakan setiap hari para finalis berlatih koreografi dan menari seusai mendapatkan pembekalan selama masa orientasi. Masa orientasi tersebut dilaksanakan mulai Rabu (25/7/2018) hingga sehari sebelum grand final pada awal Agustus 2018.

Tokopedia

"Seharian para finalis ini kita gembleng pagi hingga sore pembekalan, baru dilanjutkan latihan koreografi dan menari," kata Febri ketika berbincang dengan solopos.com, Rabu.

Para finalis dituntut mampu menari Jawa sebagai salah satu penguasaan terhadap kebudayaan Jawa. Budaya Jawa juga akan menjadi salah satu materi yang diberikan kepada para finalis selama masa orientasi. Harapannya finalis memahami budaya Jawa dan perkembangannya. Apalagi Kota Solo memiliki nilai sejarah yang panjang.

“Di hari pertama masa orientasi, 20 finalis menerima pembekalan kisi-kisi persiapan PPS,” katanya.

Selain itu dilakukan prosesi penobatan sebagai finalis PPS oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Solo Hasta Gunawan. Mental dan fisik para finalis akan dilatih terus menerus guna menghadapi malam puncak pemilihan PPS.

“Mereka juga akan kami ajak blusukan ke pasar, museum, Keraton dan Mangkunegaran,” katanya.

Sesuai jadwal, selama dua hari, yakni Selasa (31/7/2018) dan Rabu (1/8/2018) mereka akan berkeliling Kota Solo. Kali ini sedikit berbeda, mereka akan diajak keliling dengan moda transportasi umum, seperti becak, angkutan kota, Batik Solo Trans (BST), dan lain sebagainya.

Kepala Dispar Solo Hasta Gunawan berharap para finalis PPS 2018 mampu menjadi duta wisata bagi Kota Solo. Mereka mampu mempromosikan Kota Solo tidak hanya di tingkat nasional, melainkan hingga mancanegara.

“Dengan mereka diberi pembekalan seperti kepariwisataan, budaya Jawa, kepribadin dan lainnya harapannya Solo bisa lebih mendunia,” katanya.