Pacaran Sambil Nyabu, Sejoli Ditangkap Polisi Sukoharjo

Kasatnarkoba Polres Sukoharjo, AKP A.A. Gede Oka, menunjukkan sabu-sabu barang bukti penangkapan sepasang kekasih di Sukoharjo, Jumat (27/7 - 2018). (Solopos/Trianto Hery Suryono)
27 Juli 2018 16:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sepasang kekasih ditangkap anggota resmob Satuan Narkoba Polres Sukoharjo saat tengah mengonsumsi psikotropika  sejenis sabu-sabu di Kampung Gatak, Kelurahan Madegondo, Grogol, Sukoharjo, awal pekan ini.

Lokasi penangkapan merupakan rumah si pria berinisial ST, 32, warga Madegondo, sedangkan kekasinya, ARP, 28, merupakan warga Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo. Sepasang kekasih itu hingga Jumat (27/6/2018) masih mendekam di sel tahanan Mapolres Sukoharjo.

Kasat Narkoba Polres Sukoharjo, AKP A.A. Gede Oka, saat mendampingi Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, dalam jumpa pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat, mengatakan sepasang kekasih itu ditangkap pada Senin (23/7/2018).

“Keduanya [sepasang kekasih] sudah ditahan dan masih dimintai keterangan oleh penyidik. Barang bukti juga sudah diamankan berupa sisa sabu-sabu seberat 0,28 gram, satu pak plastik klip, dan satu handphone. Ada juga timbangan digital, botol bekas dan pipet kaca masing-masing satu, dan tiga penyendok dari sedotan plastik dipotong runcing.”

Barang bukti lainnya, satu tempat bekas tisu berisi tiga plastik berikut sisa narkotika golongan I bukan tanaman. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35/2009 tentang Narkotika.

“Saat digerebek sekitar pukul 11.00 WIB, seorang lelaki dan seorang perempuan sedang mengonsumsi sabu-sabu. Diduga tersangka ST juga mengedarkan sabu-sabu jika melihat barang bukti plastik dan timbangan. Penangkapan dilakukan anggota resmob setelah mendapatkan informasi masyarakat.”

Lebih lanjut, Kasat Narkoba mengatakan sebelum menggerebek rumah tersangka anggota Satnarkoba melakukan penyelidikan dan pengamatan. “Tersangka ST dijerat pasal berlapis karena sebagai pemakai dan pengedara sedangkan tersangka berinisial ARP mengaku diajak mengonsumsi sabu-sabu.”