Jemaah Calhaj Solo Dilepas di Balkot

Para calhaj asal Solo yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Haji (KBH) Mandiri menghadiri Mangayubagyo Keberangkatan Haji KBH Mandiri 2018 di Masjid Istiqlal, Sumber, Solo, Minggu (15/7 - 2018). (Istimewa)
28 Juli 2018 11:10 WIB Ivan Andimuhtarom Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Sebanyak 527 jemaah calon haji (calhaj) asal Kota Solo berangkat ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (28/7/2018) pagi. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) yaitu kolter 38, 39, dan 40.

Acara pelepasan jemaah calhaj Solo dibagi menjadi dua lokasi. Para jemaah di kloter 38 berangkat dari Gedung Majelis Tafsir Alquran (MTA) Solo, sedangkan jemaah di kloter 39 dan 40 dilepas oleh Pemerintah Kota (Pemkiot) Solo di Pendapi Gede Balai Kota Solo. Sesuai jadwal, para jemaah yang masuk dalam Gelombang I keberangkatan haji 2018 tersebut akan terbang menuju Madinah pada Minggu (29/7/2018).

Tokopedia

Kabag Kesra Setda Solo, Danang Sulindriyanto, mengatakan Pemkot Solo memfasilitasi 12 bus untuk mengantar para jemaah calhaj. Pemkot juga memberikan jaket, bekal sarapan pagi dan snack bagi jemaah selama dalam perjalanan dan menunggu pemeriksaan kesehatan. 

Ia menjelaskan jumlah jemaah calhaj Solo adalah 527 orang. Perinciannya, sebanyak 45 orang masuk kloter 38. Mereka bergabung dengan 310 jemaah calhaj Kabupaten Purworejo. Kloter 39 diisi sepenuhnya oleh jemaah asal Solo sejumlah 355 orang. Kemudian, kloter 40 berjumlah 127 orang yang akan digabung dengan 223 jemaah calhaj Karanganyar.

“Seluruh jemaah diberangkatkan ke asrama haji pada Sabtu. Semua masuk gelombang I sehingga mereka akan mendarat di Kota Madinah,” ujarnya dalam laporan pelepasan jemaah calhaj di Balai Kota Solo, Sabtu.

Tim Petugas Haji Daerah Provinsi Jateng 2018, Samsu Tri Wahyudin, mengatakan para jemaah berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kota Solo. KBIH tersebut antara lain KBIH MTA, KBIH Mandiri, KBIH Amal Syuhada, KBIH Aisyiah, KBIH LDII, dan KBIH Al Mabrur. Sedangkan terdapat sembilan jemaah nonKBIH yang bergabung di kloter 38 dan 39.

“Ada TPHD kota yang mendampingi jemaah di masing-masing kloter,” ujarnya kepada Solopos.com di Balai Kota Solo.

Acara pelepasan jemaah calhaj di Pendapi Gede Balai Kota Solo dilakukan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo. Dalam sambutan tertulis Wali Kota Solo, F. X. Hadi Rudyatmo yang dibacakan Wawali, disebutkan para jemaah akan bergaul dengan berbagai masyarakat dari penjuru negeri dengan niat sama [ibadah haji] namun dengan tabiat berbeda. Ia berharap jemaah dapat mengembangkan sikap toleransi agar dapat menjalankan ibadah haji yang tertib dan lancar. 

"Luruskan niat yang ikhlas. Jalankan haji sesuai manasik haji. Jaga kebersamaan, rajut silaturahmi dan jalin komunikasi sesama jemaah haji. Semoga calhaj sehat dan menjadi haji mabrur," kata dia. 

Achmad Purnomo mengatakan ibadah haji harus dapat membawa kesalehan sosial hingga hidupnya bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Di akhir sambutan, ia berdoa semoga Tuhan senatiasa memberi bimbingan, kemudahan, dan kesehatan lahir-batin kepada para calhaj Solo. 

Wawali kemudian menyerahkan obat-obatan secara simbolis kepada perwakilan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Solo dr. Sri Rahayu. Jemaah kemudian masuk ke bus yang sudah disediakan di depan Balai Kota Solo.

Salah seorang jemaah calhaj, Muhammad Fadli, 38, mengaku terharu dan bangga mendapat kesempatan berhaji tahun ini. Lelaki asal Nusukan, Kecamatan Banjarsari tersebut sudah menunggu selama enam tahun.

“Saya berangkat sendiri. Istri sudah menunaikan ibadah haji tahun lalu,” ujar jemaah kloter 39 itu saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu.

Ia mengaku mendapat banyak titipan doa dari keluarga dan para tetangga. Mereka menuliskan doa tersebut pada kertas. Rencananya, doa itu akan dipanjatkan di Masjidil Haram.
“Ada 50-an titipan doa. Saya sendiri akan berdoa kebahagiaan dunia-akhirat,” tuturnya.