Keluarga Terdakwa Perusakan PT RUM Sukoharjo Temui Ibunda Jokowi

Warga Plesan, Nguter, Sukoharjo, longmarch dari lokasi pabrik ke rumah Ibunda Presiden Jokowi di Solo, Senin (30/7 - 2018). (Solopos/Trianto Hery Suryono)
30 Juli 2018 12:15 WIB Suharsih Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Keluarga terdakwa kasus perusakaan fasilitas PT Rayon Utama Makmur  (RUM) Sukoharjo melakukan longmarch (jalan kaki) untuk menemui ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sujiatmi Notomiharjo, di Solo, Senin (30/7/2018).

Wartawan Solopos, Trianto Hery Suryono, melaporkan warga memulai perjalanan dari lokasi pabrik di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, menuju Solo dengan berjalan kaki pada Senin pagi. Mereka berjalan sambil membentangkan spanduk dari kain putih bertuliskan "Silaturahmi untuk Keadilan".

Tokopedia

Sepanjang perjalanan, belasan warga itu dikawal petugas kepolisian. Tampak di antara mereka ibunda dan keluarga para terdakwa.

Kasus perusakan fasilitas PT RUM Sukoharjo terjadi saat aksi demo besar-besaran akhir Februari 2018 lalu. Ada lima warga dan aktivis lingkungan yang ditangkap dan kini menjadi terdakwa. Kelimanya tengah menjalani proses persidangan di Semarang.

Demo Februari itu dipicu keresahan dan kemarahan warga sekitar pabrik PT RUM yang terganggu bau busuk dari limbah pabrik itu. Setelah demo itu, pabrik tersebut berhenti produksi. Bau busuk pun menghilang.

Warga dan Pemkab Sukoharjo memberikan waktu kepada PT RUM  untuk menyelesaikan masalah limbah itu sebelum memulai produksi. PT RUM harus memastikan dulu limbahnya tak menimbulkan bau tak sedap baru boleh berproduksi.