Ini Desain Monumen Susu Tumpah Boyolali yang Bikin Penasaran

Desain Monumen Susu Tumpah Boyolali. (Istimewa/DLH Boyolali)
30 Juli 2018 11:25 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Monumen Susu Tumpah yang kini tengah dibangun di lokasi yang sebelumnya merupakan tugu jam di kawasan Pasar Kota Boyolali sekitar 150 meter sebelah utara Simpang Siaga atau Patung Kuda membuat orang penasaran mengenai bentuknya.

Rasa penasaran muncul terutama karena namanya yang juga cukup unik. Berdasarkan salinan gambar rencana yang diperoleh Solopos.com dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali, Monumen Susu Tumpah memang bentuk seperti susu yang dituang dari botol ke dalam gelas dan sebagian tumpah ke luar.

Kepala DLH Boyolali Totok Eko Y.P. mengatakan nama monumen itu tidak terlepas dari bentuk monumen yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. “Monumen Susu Tumpah ini bentuknya seperti botol berisi susu yang disuntak [dituang] ke gelas,” ujarnya kepada Solopos.com, Jumat (27/7/2018).

Desain monumen ini merupakan hasil sayembara yang diadakan beberapa tahun lalu. Pada 2017 monumen ini sedianya mulai dibangun, namun urung dilakukan karena tidak ada alokasi anggaran APBD.

Anggaran untuk pembuatan monumen itu sekitar Rp1,5 miliar. Keberadaan monumen itu diharapkan bisa menjadi ikon baru Boyolali yang memang dikenal sebagai penghasil susu, sekaligus untuk mempercantik kawasan Kota Boyolali.

Saat ini, pekerja masih menyelesaikan pembongkaran tugu jam sebelum mulai membangun  Monumen Susu Tumpah. Pada papan proyek tertera pekerjaan yang dilakukan CV Langit Biru dimulai 18 Juli dan akan selesai 18 Oktober.