Kecelakaan Karambol di Jalur Lingkar Utara Boyolali Renggut 2 Nyawa

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos/Whisnu Paksa)
30 Juli 2018 13:45 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan karambol yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur lingkar utara atau Jl. Prof Soeharso, Boyolali, Senin (30/7/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan itu terjadi di wilayah Kalikiring, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Saat itu ada empat kendaraan yang melaju di jalan tersebut dari arah barat ke arah timur atau dari arah Semarang menuju Solo.

Empat kendaraan tersebut masing-masing truk tronton B 9840 BYW, sepeda motor AD 5784 LS, truk tronton H 1849 BZ, dan bus Laju Prima B 7051 TGC.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Fabriani Aer mewakili Kapolres AKBP Aries Andhi menjelaskan kronologi kecelakaan  itu. Sesampainya di lokasi kejadian truk tronton B 9840 BYW yang dikemudikan Ariek Efrianto, warga Kecamatan Wonokerto, Pekalongan, diperkirakan mengalami rem blong dan menyerempet sepeda motor AD 5784 LS yang dikendarai Abdul Rouf.

Truk tronton kemudian oleng ke kanan dan menabrak truk tronton H 1849 BZ yang dikemudian Ngali, 38, warga Kecamatan Pamotan, Rembang.

Setelah menabrak truk tronton H 1849 BZ, truk tronton B 9840 BYW oleng ke kanan dan menabrak pohon di kanan jalan. Benturan keras truk dengan pohon ini menyebabkan sopir Ariek dan keneknya Sukamto, 40, warga Kalipucangan Wetan, Pemalang, ini terjepit hingga meninggal dunia.

Sementara itu truk tronton H 1849 BZ oleng ke kiri dan ditabrak bus Laju Prima dari belakang hingga menabrak  pohon di sebelah kiri jalan. Bus Laju Prima itu dikemudikan Puji Raharjo, 49, warga 09 Desa Lawu, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

Pengendara sepeda motor Abdul Rouf, pengemudi truk tronton Ngali, dan pengemudi bus Puji Raharjo selamat. “Dugaan sementara kami truk yang pertama [B 9840 BYW] remnya blong sehingga menabrak kendaraan-kendaraan lain di depannya,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres.

Dia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan raya dan memperhatikan kondisi kendaraan agar peristiwa serupa tidak terjadi di kemudian hari.