Masyarakat Antusias Ikuti Indaco Kampung Antihoax

Ilustrasi poster Indaco Kampung Antihoax
31 Juli 2018 15:20 WIB Ivan Andimuhtarom Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Masyarakat Soloraya antusias mengikuti lomba hias kampung Indaco Kampung Antihoax yang diselenggarakan Solopos bersama produsen cat PT Indaco Dunia Warna. Sejak dibuka pada Jumat (27/7/2018) hingga Selasa (31/7/2018), sudah 38 kelompok masyarakat yang mendaftarkan diri.

Dalam lomba untuk memeriahkan HUT ke-21 Solopos tersebut, panitia membatasi 50 peserta. Lomba tersebut berupa kompetisi menghias sebagian/seluruh kampung/RT/RW/perumahan dengan tema kampanye antihoaks. Hiasan bisa berupa mural, seni instalasi, poster permanen, atau spot foto. Hiasan bisa dibuat di gapura, jalan, tembok, taman kampung, atau fasilitas umum lainnya.

Koordinator acara lomba Indaco Kampung Antihoax sekaligus Panitia HUT ke-21 Solopos, Danang Nur Ihsan, mengatakan sudah ada 38 pendaftar lomba. Di luar itu terdapat empat kelompok masyarakat yang ingin berpartisipasi, tapi belum mendaftar secara resmi.

”Ada pendaftar dari Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, dan Sragen. Antusiasme peserta tinggi. Kami akan tunggu hingga kuota terpenuhi atau batas akhir pendaftaran pada 8 Agustus mendatang," ujarnya saat diwawancara Solopos.com.

Dia menjelaskan penjurian dilakukan dengan melihat foto dan video yang diunggah ke media sosial seperti Instagram dan Facebook. Peserta wajib mencantumkan tagar #indacoantihoax, #indacowarnadunia, dan #soloposkorankredibel.

"Keaktifan mereka mengunggah jadi poin penilaian juga. Mengapa kami memilih mereka aktif di medsos? Agar kampanye antihoaks ini menyebar tak hanya di Soloraya tapi seluruh penjuru dunia," papar redaktur Harian Umum Solopos tersebut.

Penjurian melibatkan tim yang terdiri atas perwakilan Indaco, Solopos, dan akademisi. Penjurian pertama akan dilaksanakan 23-24 Agustus untuk menentukan 10 finalis. Pengumuman finalis direncanakan 25 Agustus. "Juri akan berkunjung ke kampung 10 finalis. Kegiatan itu akan dimulai 28 Agustus, tetapi jadwalnya bakal disesuaikan," terangnya.

Danang mengajak kampung-kampung di Soloraya ikut berpartisipasi karena hanya tersisa 12 peserta. Warga yang ingin mendapat informasi terkini dapat mengunjungi microsite kampungantihoax.solopos.com. Semua informasi dan formulir pendaftaran bisa dilihat pada microsite itu. Lomba ini memperebutkan total hadiah Rp35 juta.