Baksos HUT Solopos: Datang Silaturahmi, Pulang Bawa Rezeki

Warga antre menukarkan kupon pembagian sembako HUT ke-21 Solopos di Balai Desa Klewor, Kemusu, Boyolali, Sabtu (28/7 - 2018). (Solopos/Tika Sekar Arum)
31 Juli 2018 04:00 WIB Anik Sulistyawati Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Wajah Lasini, 56, semringah seusai berhasil lepas dari sesaknya antrean ratusan warga sembari membawa bingkisan cukup besar di tangan. Bingkisan berisi beras 5 kg, 2 kg gula, dan satu liter minyak tanah diperolehnya setelah menukarkan kupon di Balai Desa Klewor, Kemusu, Boyolali, Sabtu (28/7/2018).

“Senang sekali dapat bingkisan ini bisa untuk menambah kebutuhan dapur,” ujar Lasini kepada Solopos.com.

Keluarga Lasini menggantungkan hidup dari bertanam jagung yang dipanen tiga bulan sekali. Karena kebun yang dimilikinya tak luas, hasil panennya juga tidak banyak.

“Semoga pembagian sembako ini lebih sering dilakukan,” harap Lasini.

Senada, warga Desa Klewor lain, Yami, 70, juga berharap agar pembagian sembako lebih sering digelar di desanya. Yami dan Lasini adalah dua dari ratusan warga yang menerima bantuan sembako dalam kegiatan Bakti Sosial  HUT Ke-21 Solopos di Balai Desa Klewor, Kemusu, Boyolali, Sabtu.

Kepala Desa (Kades) Klewor, Parji, yang diwakili oleh Kepala Dusun (Kadus) III, Sukirman, mengatakan pembagian sembako tersebut diharapkan bisa membantu warga memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Di Klewor kami mengakui masih banyak warga yang kurang mampu, jadi mudah-mudahan kegiatan seperti ini lebih sering lagi digelar,” ujar Sukardi.

Sukardi menjelaskan Klewor merupakan desa berpenduduk sekitar 2.810 jiwa yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari berdagang mebel. Mereka mengambil mebel di wilayah Sragen untuk kemudian mereka jual kembali ke luar daerah.

Mereka sering meninggalkan desa hingga berbulan-bulan sehingga tak mengherankan sebagian warga Desa Klewor yang menetap di desa adalah kaum perempuan.

“Tapi setiap Lebaran atau ada hajatan mereka yang merantau biasanya pulang jadi kerukunan warga di sini tetap terjaga,” jelas Sukardi.

Sementara itu Redaktur Pelaksana Harian Umum Solopos, Abu Nadif, pada kesempatan itu menjelaskan jumlah sembako yang dibagikan ada 300 paket. “Bantuan yang diberikan merupakan bagian dari kegiatan HUT Solopos yang ingin berbagi dan peduli. Kami berharap bantuan ini akan membuat warga yang sehat menjadi semakin sehat,” ujar Abu Nadif.

Selain itu, kami juga memiliki program lomba menghias kampung dengan tema antihoaks. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya informasi yang mudah tersebar di Internet, meskipun informasi tersebut belum tentu kebenarannya alias hoaks.

Pada kesempatan itu, mitra Solopos yang juga anggota Staf Khusus Kementerian Perdagangan, Eva Yuliana, mendorong warga untuk membaca informasi dari sumber yang terpercaya. Selain itu, Eva juga mengaku senang bisa berkunjung dan bertemu langsung dengan warga Desa Klewor.

“Senang sekali saya bisa hadir di sini untuk menyampaikan salam dari Presiden Jokowi. Saya ke sini juga ingin syukuran dan silaturahmi, yang memang memiliki banyak manfaat. Seperti saat ini datang bersilaturahmi, pulang bisa bawa rezeki,” ujar Eva.