Pemkab Sukoharjo Usulkan 4 Zona Pemadam Kebakaran, Ini Lokasinya

Ilustrasi pemadaman kebakaran. (Solopos/Nicolous Irawan )
02 Agustus 2018 14:40 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo mengusulkan empat zona untuk mobil pemadam kebakaran dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) Pemadam Kebakaran. Empat zona itu menindaklanjuti aspirasi warga agar penanganan peristiwa kebakaran bisa optimal.

"Raperda Damkar sudah diajukan [ke DPRD] untuk dibahas. Materi sudah selesai difasilitasi biro hukum provinsi [Jateng],” ujar  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Heru Indarjo, kepada Solopos.com, Kamis (2/8/2018).

Tokopedia

Heru mengatakan rencana ke depan zona selatan di Tawangsari, Weru, dan Bulu. Zona tengah Sukoharjo berada di Nguter dan Grogol, zona timur meliputi Bendosari, Polokarto, dan Mojolaban, serta zona barat mengaver Baki, Kartasura, dan Gatak.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemadam Kebakaran saat ini sedang digodok. Nantinya perda tersebut menaungi tentang kerja Pemadam Kebakaran Sukoharjo. Ada beberapa poin yang mengatur tentang zona pos pemadam kebakaran. "Sekarang masih dibahas di DPRD Sukoharjo. Mudah-mudahan bisa disetujui sehingga keberadaan sarana pemadaman lebih dekat."

Ketua Pansus Raperda Pemadam Kebakaran, Parwanto, membenarkan pembahasan raperda tersebut. Dia menyebutkan ada beberapa substansi, yakni mengatur efektifitas waktu dan mengakomodasi zona atau pos-pos pemadam kebakaran. "Harapan ke depan yang jelas bagaimana nanti kinerja petugas pemadam lebih cepat datang ke lokasi. Ada zona atau pos di wilayah perbatasan yang masih dibahas sampai sekarang. Kami menginginkan ada efektifitas kerja dengan adanya raperda yang nanti ditetapkan menjadi perda," papar dia.