Korban Terlindas Truk di Lokananta Solo Warga Sumber, Ini Namanya

Motor yang dikendarai Eko Wahyudi, warga Sumber, yang terlindas truk di depan Lokananta Solo, Jumat (3/8 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
03 Agustus 2018 16:56 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pengendara sepeda motor yang meninggal dunia setelah terlindas truk di depan Lokananta, Jl. Ahmad Yani, Laweyan, Solo, Jumat (3/8/2018) siang, diketahui bernama Eko Wahyudi, warga Jl. Kahuripan, Sumber, Banjarsari, Solo.

Saat kejadian, Eko Wahyudi berkendara sendirian naik sepeda motor Honda Revo warna putih berpelat nomor AD 4407 HS. Identitas Eko tak langsung diketahui karena saat kejadian tak membawa kartu identitas.

Belum diketahui pula apa kegiatan Eko di wilayah Laweyan pada pukul 13.45 WIB itu dan alasan dia melajukan sepeda motornya melawan arus di pinggir jalan depan Lokananta sehingga terlindas truk berpelat nomor AG 8479 AE. Truk itu disopiri Mu'alim, 51, warga Dukuh Wonojoyo RT 002/RW 001, Desa Wonojoyo, Gurah, Kediri, Jatim.

Menurut keterangan  saksi di lokasi kejadian, saat itu Eko baru keluar dari gang kampung hendak masuk jalan raya. Saat itu ia melaju di lajur timur dari selatan ke utara di bahu. Kemungkinan Eko hendak menyeberang ke lajur sisi barat jalan namun dia tersambar truk.

Mu'alim mengaku tak melihat ada pengendara motor melaju melawan arus di pinggir jalan depan Lokananta. Dia hanya merasakan ban belakang sebelah kiri truknya seperti melindas sesuatu kemudian dia menghentikan truknya.

“Saya tidak melihat ada pengemudi sepeda motor melawan arus. Roda truk terasa melindas sesuatu hingga akhirya menghentikan laju truk. Setelah di lihat dari spion kiri truk ada orang tergeletak di pinggir jalan,” kata dia kepada wartawan seusai kejadian.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Solopos.com, sepeda motor yang dikendarai Eko Wahyudi tak mengalami kerusakan berarti. Hanya pelat nomor bagian belakang dan lampu belakang yang penyok, sementara bagian lain terlihat relatif mulus.

Seusai kecelakaan, Eko langsung dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk diautopsi.