Kecelakaan Sragen: Pengendara Motor Mendadak Nyelonong ke Parit dan Meninggal

Motor tergeletak di pinggir jalan Pungkruk-Gabugan, Desa Taraman, Sidoharjo, Sragen, Minggu (5/8 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
05 Agustus 2018 14:48 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang warga Plumbungan RT 003/RW 012, Karangmalang, Sragen, Alex Dwiyanto, 55, ditemukan tergeletak di pinggir jalan Pungkruk-Gabugan, sebelah barat Jembatan Bedak, Taraman, Sidoharjo, Sragen, Minggu (5/8/2018) pukul 10.00 WIB.

Alex meninggal dunia karena menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Peristiwa itu disaksikan Mulyono, 41, warga Nyawak RT 002/RW 001, Desa Tenggak, Sidoharjo, Sragen.

Mulyono saat ditemui Solopos.com, Minggu siang, menyampaikan awalnya Alex mengendarai motor Suzuki Shogun berpelat nomor AD 3361 PS dari arah Pungkruk ke Gabugan. Saat itu, Mulyono juga mengendarai motor di belakangnya yang berjarak sekitar 50 meter.

“Saat itu saya pulang dari sawah. Saya lihat dari belakang, tahu-tahu pengendara Shogun itu belok ke kiri dan langsung jatuh. Saya langsung menghampiri pengendara itu. Orangnya tergeletak di pinggir jalan tetapi motornya terjatuh ke saluran dengan kedalaman 3 meter. Saya kemudian meminta bantuan orang yang lewat. Anin, 35, warga Dukuh Nglombo, Tenggak, Sidoharjo, ikut menolong,” ujar Mulyono.

Mulyono mengatakan saat berada di lokasi kejadian Alex belum meninggal. Mulyono berinisiatif membawa Alex ke Klinik Umum Delima Rahayu yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Sesampainya di klinik dan diperiksa oleh dokter, kata dia, Alex meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, warga langsung menghubungi polisi dan mengevakuasi motor korban ke pinggir jalan.

Satlantas Polres Sragen datang ke lokasi membawa mobil pikap dan ambulans. Mereka meminta keterangan warga dan kemudian menghubungi keluarga Alex.

Alex kemudikan dibawa ambulans klinik setempat menuju rumah duka. Sementara tim Satlantas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyelidiki kasus dugaan kecelakaan lalu lintas. Penyebab jatuhnya Alex secara tiba-tiba itu belum diketahui.

“Saya tidak tahu kok tiba-tiba belok terus terjatuh. Saat itu tidak menghindari kendaraan. Saat itu sepi,” kata Mulyono.