Bocah Sragen Tenggelam Saat Berenang di Waduk Ketro

Jenazah korban tenggelam di pinggir Waduk Ketro setelah berhasil dievakuasi di Tanon, Sragen, Minggu (5/8 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
05 Agustus 2018 15:20 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang bocah asal Dukuh Jono Kidul RT 001, Desa Jono, Kecamatan Tanon, Sragen, Nova Hanik Rosidin, 11, ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di perairan Waduk Ketro, Tanon, Sragen, Minggu (5/8/2018).

Saat kejadian itu Nova bersama enam temannya mandi di perairan waduk tersebut. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto, saat dihubungi Solopos.com, Minggu, menyampaikan peristiwa itu berawal saat Nova bersama enam temannya pergi dari rumah menuju ke Waduk Ketro.

Mereka mandi di air waduk yang tersisa dengan kedalaman 1,5 meter. “Saat mandi bersama itulah, korban tiba-tiba tenggelam. Keenam anak lainnya bisa naik. Anak itu sudah dilarang orang tuanya tetapi nekat,” kata Kapolsek.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mendapat laporan 15 menit setelah kejadian, yakni pukul 10.45 WIB. Tim BPBD bersama Tim Tagana, Polsek, Koramil, dan Koramil setempat langsung datang ke lokasi kejadian. Korban berhasil dievakuasi oleh warga pukul 11.30 WIB.

“Kami mengirimkan tim BPBD untuk ikut evakuasi. Informasi dari lokasi, awalnya korban bermain dan berenang bersama temannya di genangan air Waduk Ketro. Saat itu korban diduga kehabisan tenaga saat berenang dan akhirnya tenggelam. Melihat hal itu, teman-temannya berlari mencari bantuan ke warga sekitar untuk menolong. Saat ditolong korban sudah meninggal dunia,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com, Minggu siang.

Sugeng menjelaskan Nova sempat dilarikan ke Puskesmas Tanon II untuk pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Nova meninggal karena tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Kami sempat memberi bantuan paket sembako kepada keluarga korban. Evakuasi dilakukan oleh warga sekitar,” tambahnya.