Komplotan Bandit Pembobol 16 ATM Dibekuk di Sragen

Aparat Polres Sragen menunjukkan dua tersangka pembobolan ATM di depan Toserba Mitra Jl. Raya Sukowati Sragen, Jumat (3/8 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
05 Agustus 2018 20:35 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Sragen membekuk kawanan pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang beraksi di wilayah Soloraya, Jumat (3/8/2018) dini hari.

Komplotan bandit tersebut sudah membobol 16 mesin ATM di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo. Dalam semalam, mereka bisa mengambil uang ATM senilai Rp5 juta-Rp10 juta.

Tokopedia

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menyampaikan komplotan bandit tersebut dibekuk Tekab yang dipimpin Kasatreskrim Polres Sragen AKP Yuli Munasoni di ATM BRI depan Toserba Mitra Sragen, Jl. Raya Sukowati, Sragen, pukul 03.40 WIB.

“Kami berhasil menangkap dua pelaku. Sugiyono, 43, warga Jati RT 001/RW 010, Karanganyar. Yang kedua, Sugiyanto, 35, warga Griya Pasifik Indah RT 004/RW 003, Randusari, Teras, Boyolali. Kedua pelaku ternyata sama-sama residivis kasus yang sama. Mereka beraksi dengan modus menarik uang di ATM BRI. Pada saat uang akan keluar, mesin ATM dimatikan dengan sakelar. Lalu pintu mesin ATM dijebol dan uang diambil,” ujar Kapolres kepada Solopos.com, Minggu (5/8/2018) malam.

Kapolres menyampaikan Tekab menyita sejumlah barang bukti, yakni kartu ATM BRI warna biru beserta uang Rp1.150.000 yang diambil di ATM BRI Toserba Mitra; uang tunai Rp7.500.000 yang diambil dari ATM BRI Lestari Baru Gemolong, Sragen; stopkontak dan saklar; serta satu unit mobil Daihatsu Xenia warna silver metalik berpelat nomor AD 9051 FF yang digunakan untuk sarana membobol ATM.

“Penangkapan itu bermula saat Unit Resmob melakukan patroli di wilayah Sragen Kota pada Jumat pukul 02.00 WIB. Saat melewati Toserba Mitra sekitar pukul 03.40 WIB, mereka melihat mobil mencurigakan, yakni Daihatsu Xenia silver yang parkir dengan posisi menghadap ke jalan raya. Mereka melihat ada seseorang di dalam ruang pelayanan ATM. Mereka langsung memeriksa orang di dalam ruang pelayanan ATM itu dan ternyata ketahui bernama Sugiyono,” jelas Arif.

Dia mengatakan Sugiyono tepergok mencuri uang di dalam mesin ATM di depan toserba itu. Sementara satu orang lainnya berada di dalam mobil. Dia menjelaskan dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku sudah membobol 16 ATM di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo.

“Saat ini kedua tersangka ditahan dan masih dalam proses pengembangan,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Yuli Munasoni menambahkan saat beraksi kedua tersangka mengambil waktu dini hari dan rata-rata semalam bisa dapat 2-3 lokasi ATM. Uang yang bisa diambil per malam Rp5 juta-Rp10 juta.

Dari 16 lokasi ATM yang disatronik, kedua tersangka kemungkinan sudah mengambil uang Rp40 juta-Rp80 juta.

“Waktu tertangkap semalam saja sudah dua ATM dengan hasil Rp1,15 juta plus Rp7,5 juta sehingga total Rp8,65 juta. Di dalam mobilnya sudah tersedia perlengkapan mandi dan pakaian. Jadi mereka memang beraksi lintas kota. Motifnya ternyata untuk bayar utang. Ada yang utang Rp5 juta dan ada yang utang Rp10 juta. Mereka pernah tertangkap kasus yang sama di Magetan. Jadi mereka memang spesialis pembobol ATM,” imbuhnya.