4 Orang Sekeluarga Tercebur Kolam saat Wisata di Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo. (Solopos/Dok)
06 Agustus 2018 15:35 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Empat orang tercebur di kolam saat menikmati wahana permainan perahu air di Taman Balekambang, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (5/8/2018). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Informasi dihimpun Solopos.com, peristiwa tersebut bermula saat empat orang yang terdiri atas suami, istri, serta kedua anak mereka sedang menikmati wahana perahu air yang dikayuh menggunakan kedua kaki di kolam Taman Balekambang pukul 14.30 WIB.

Setelah 30 menit berada di kolam, tiba-tiba keempat penumpang itu bergeser posisi tempat duduk hingga membuat perahu air tidak seimbang. Perahu air pun terguling. Sementara empat penumpang itu terjatuh ke dalam kolam.

Petugas keamanan yang mengetahui kejadian itu langsung masuk ke dalam kolam menyelamatkan mereka. Beruntung keempat penumpang itu selamat. Satu penumpang diketahui sedang hamil tujuh bulan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Balekambang, Sumeh, membenarkan adanya kejadian itu. UPT taman setelah kejadian itu akan memasang papan berisi imbauan agar penumpang tidak berpindah tempat duduk saat berada di tengah kolam.

“Kami akan memasang papan peringatan di pinggir kolam agar kejadian kemarin tidak terulang. Pengunjung kurang memperhatikan keselamatan ketika berada di tengah kolam,” ujar Sumeh saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/8/2018).

Sumeh mengungkapkan kejadian kemarin murni kesalahan pengunjung, bukan dari pengelola taman. Dua anak yang ikut tenggelam diketahui umurnya satu tahun dan tujuh tahun.

Petugas penanggung jawab wanana permainan air, Yani, menjelaskan petugas sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi hal-hal terburuk dengan meminta penumpang memakai pelampung. Total ada 20 pelampung yang dipersiapkan bagi penumpang perahu air.

“Penumpang sering menolak kalau diminta mengenakan pelampung dengan alasan tidak nyaman. Padahal kedalaman kolam sekitar 2 meter. Kami pastikan kejadian kemarin murni kesalahan penumpang yang bertukar posisi tempat duduk sehingga membuat perahu air tidak berimbang dan terbalik,” kata Yani.

Ia memastikan kejadian tergulingnya perahu air baru kali pertama ini terjadi setelah lima tahun wahana permainan ini beroperasi. Kejadian kemarin bisa menjadi pelajaran agar penumpang lebih memperhatikan keselamatan saat memanfaatkan wahana permainan air tersebut.