Pelepah Pisang, Beri Penghasilan Warga Dalangan Tawangsari Sukoharjo

Pengepul debog atau pelepah pisang, Mariyem, 55, warga Dusun jambu. Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo menata pelepah pisang yang sudah kering di rumahnya, Jumat (20/7 - 2018). (Solopos/Trianto Hery Suryono)
06 Agustus 2018 22:20 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Warga Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, memanfaatkan jalan aspal di sekitar permukiman warga untuk menjemur debog atau pelepah pisang.

Warga Dusun Jambu, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo,  Suroto, 60, bercerita sejak 2000 dirinya bersama istrinya bernama Mariyem, 55 menjadi pengepul pelepah pisang.

Tokopedia

“Hasil penjualan pelepah pisang bisa untuk hidup keseharian. Dahulu [2000] baru saya yang menjadi pengepul pelepah pisang tetapi terkendala modal sehingga tidak mampu menghimpun keseluruhan pelepah pisang yang dijemur warga,” ujar dia saat ditemui Solopos.com, Sabtu (4/8/2018).

Menurut dia, pohon pisang berguna semua mulai dari buah, daun hingga pelepah. Pisang dan daun bisa dijual ke pasar sedangkan batang menjadi limbah yang jarang dimanfaatkan.

“Kami melihat limbah itu uang. Untuk itu batang pisang yang telah diambil buah ditebang dan pelepah di ambil untuk dijemur dan dijual. Pemasaran tidak terlalu sulit karena pembeli datang ke rumah untuk mengambil pelepah pisang tersebut,” jelas dia.

Dia menjelaskan harga per lembar pelepah pisang Rp600 hingga Rp4.500. Suroto menyatakan setiap 100 lembar diikat menjadi satu. Sebelum diikat lembaran pelepah pisang diteliti dan diambil lembaran yang baik. Selain berwujud lembaran dia juga menyiapkan pelepah pisang berukuran panjang 20-an sentimeter. Pelepah pisang dengan ukuran 20-an sentimeter ini untuk pengikat tempe ataupun yang lain. “Saat ini harga per 100 biji senilai Rp50.000. Namun, harga akan anjlok jika musim rendeng atau hujan, harga per 100 biji hanya Rp25.000 hingga Rp35.000, tetapi jika di musim kemarau atau bertepatan dengan panen raya tembakau harga pelepah pisang menjadi Rp45.000 hingga Rp50.000/100 biji,” jelas dia.

Kepala Desa Dalangan, Bagyo Slameto, mengaku pelapah pisang menjadi salah satu potensi desa untuk kesejahteraan rakyatnya. “Selain pelepah pisang juga usaha pertanian yang dikelola Gapoktan Tani Mandiri yang mengembangkan pertanian integritas, pembuatan pupuk organik dan membuat kandang sapi komunal.”