AMMDes Terinspirasi dari Grandong

Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI), Sukiyat, menunjukkan perubahan yang dilakukan pada bagian bawah alat mekanis multiguna perdesaan (AMMDes) di bengkel Kiat Motor Klaten, Senin (6/8/2018).(Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
06 Agustus 2018 20:30 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Pengembangan AMMDes sudah dilakukan sejak 2014 lalu. Alat itu dibuat untuk membantu petani menambah produktivitas pertanian.

Sukiyat yang juga inisiator mobil Esemka mengatakan pengembangan AMMDes salah satunya terinspirasi grandong yang kerap dioperasikan di area persawahan untuk mengangkut hasil produksi atau mengangkut alat mesin pertanian (Alsintan) seperti mesin perontok padi.

Tokopedia

Ada pengembangan AMMDes dari prototipe yang sebelumnya sudah dibikin. Dari sisi penampilan, AMMDes terlihat lebih tinggi dibanding tipe sebelumnya. Selain itu, ada perubahan lokasi pengaplikasian power take off (PTO), mengambil tenaga dari sumber tenaga dan mentransmisikan untuk aplikasi yang lain. Melalui PTO, AMMDes bisa terintegrasi dengan beragam Alsintan seperti pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, dan generator.

Sebelumnya perlengkapan terhubung dengan gardan dan pengintegrasian dengan Alsintan dilakukan pada bagian belakang. Dari pengembangan yang dilakukan, integrasi Alsintan dengan PTO memungkinkan dilakukan pada bak AMMDes.

Penggeraknya sekarang menggunakan streng ban. Sehingga untuk petani lebih mudah menggantinya. Kalau sebelumnya itu ketika rusak harus diperbaiki dengan komputerisasi,” jelas Sukiyat, saat ditemui Solopos.com, Senin (6/8/2018).