Ada AMMDes, Bagaimana Nasib Esemka?

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kiri) meninjau stan Ammdes di lokasi pameran otomotif GIIAS ke- 26 di Indonesia Convention Exhibition Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/8 - 2018). (Antara/Muhammad Iqbal)
06 Agustus 2018 21:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Alat mekanis multiguna perdesaan (AMMDes) Kiat Mahesa Wintor (KMW) sudah diproduksi sebanyak 75 unit. Puluhan unit kendaraan itu bakal disebar ke berbagai kabupaten untuk diujicobakan.

Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Mahesa Wintor Distributor (KMWD), Sukiyat, mengatakan produksi puluhan unit AMMDes itu dibuat di Cikarang, Jawa Barat. Rencananya, puluhan AMMDes itu dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia.

Tokopedia

Disinggung soal Esemka, Sukiyat menjelaskan terkendala tak ada investor yang bersedia memproduksi kendaraan tersebut secara massal. Soal peluncuran AMMDes berdekatan dengan Pemilu 2019, Sukiyat mengatakan AMMDes dibuat bukan untuk tujuan politik.

Saya bikin ini bukan disuruh Pak Jokowi [presiden] atau momentum politik. Saya betul-betul tidak mengarah ke sana,” tegas Sukiyat, saat ditemui Solopos.com, Senin (6/8/2018).

Untuk membuat AMMDes, Sukiyat mengatakan juga melibatkan karyawannya di bengkel Kiat Motor. Karyawan-karyawan itu yang juga dikirim ke Cibitung beberapa waktu lalu guna menyempurnakan AMMDes.

Salah satu karyawan yakni Sudir, 60, pria asal Banyumas. Pria itu selama 35 tahun terakhir bekerja di Kiat Motor dengan keahlian sebagai tukang las dan kenteng. Dalam membuat prototipe AMMDes, ia bertugas membuat bodi.

Yang susah itu ketika bikin bagian depan. Bentuknya harus sesuai, manisnya seperti apa itu yang sulit. Kalau mengerjakannya itu disambi dengan pekerjaan yang ada di bengkel,” kata Sudir.