Polda Razia Narkoba di LP Klaten

Petugas membawa seekor anjing pelacak saat digelar razia di LP Klaten, Rabu (8/8/2018). (Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
08 Agustus 2018 20:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Jawa Tengah (Jateng) menggelar razia ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Klaten, Rabu (8/8/2018) pagi. Dari hasil Sidak, tak ditemukan indikasi narapidana (napi) mengonsumsi atau menyimpan narkoba serta tidak ditemukan benda yang dilarang dibawa napi di dalam LP.

Razia digelar sekitar pukul 08.00 WIB. Razia melibatkan 36 personel polda dan 30 personel Polres Klaten. Petugas juga membawa seekor anjing pelacak. Hanya, wartawan tak diizinkan memasuki LP Klaten saat razia digelar. Razia berakhir sekitar pukul 09.15 WIB.

Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Jateng, AKBP Wibisono, mengatakan razia dilakukan dengan menggeledah kamar narapidana (napi) narkoba serta menggelar tes urine kepada 50 napi kasus narkoba. "Penggeledahan mulai dari ruangan kamar, badan, serta tes urine. Hasilnya semua negatif," kata Wibisono saat ditemui wartawan seusai razia.

Ia menjelaskan razia merupakan kegiatan rutin untuk mencegah peredaran dan penggunaan narkoba di dalam LP. Razia bakal digelar ke seluruh LP di Jateng. "Sudah hampir separuh LP di Jateng yang dirazia," kata dia.

Kepala LP Klaten, Turyanto, mengatakan dari total 249 napi sebanyak 50 napi merupakan napi kasus narkoba. Ia menuturkan selama ini razia digelar rutin namun terbatas. Hal itu lantaran jumlah personel LP Klaten juga terbatas. "Kami terbatas personel. Harapan kami justru razia serupa bisa rutin setiap bulan," ungkapnya.

Turyanto menuturkan jumlah total personel LP Klaten 100 orang. Dari jumlah itu, 50 orang merupakan petugas jaga yang terbagi dalam setiap regu sebanyak lima orang. "Minimal itu setiap regu ada 15 orang. Di sini ada enam blok dan semuanya terisi. Walau personel terbatas, kami bekerja niatnya ikhlas," kata dia.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kasatnarkoba Polres Klaten, AKP Munawar, mengatakan anggota polres turut dilibatkan untuk membantu razia dari Polda. Soal angka kasus narkoba di Klaten, ia menjelaskan dari Januari-Juli 2018 polres sudah mengungkap 35 kasus. “Rata-rata masih sama jenisnya seperti narkoba dan obat keras. Rata-rata yang ditangkap merupakan pengedar,” katanya.