Solopos Hari Ini: Gerindra-Demokrat Mesra 16 Hari

Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (9/8 - 2018).
09 Agustus 2018 11:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kemesraan Partai Gerindra dan Partai Demokrat dalam menghadapi Pilpres 2019 hanya berusia 16 hari. Demokrat membuka opsi angkat kaki dari koalisi yang digalang Gerindra, Rabu (8/8/2018). Keluarnya Demokrat itu membuka opsi baru munculnya poros ketiga yang bisa diisi Demokrat, PAN, dan PKB.

Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief berang terhadap sikap Ketua Umum Prabowo Subianto terkait Pilpres 2019 sehingga partai itu membuka opsi meninggalkan Prabowo. "Baru tadi malam Prabowo datang dengan semangat perjuangan. Hanya hitungan jam, dia berubah sikap karena uang. Besar kemungkinan kami akan tinggalkan koalisi kardus ini," ujar Andi, Rabu (8/8/2018).

Kabar hubungan Partai Demokrat dengan Partai Gerindra menjelang Pilpres 2019 itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (9/8/2018). Berita tersebut dapat dibaca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, ada pula preview laga antara Indonesia dan Malaysia di Babak Semifinal Piala AFF U-16 di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini. Laga tersebut diprediksi akan berlangsung panas, keras, dan penuh drama.

Saatnya Cetak Sejarah

Panas, keras, penuh drama. Itulah yang terjadi setiap Indonesia dan Malaysia, dua musuh bebuyutan sepak bola di Asia Tenggara tersebut bertemu. Kali ini kedua tim saling berhadapan di babak semifi nal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Kamis (9/8/2018) pukul 19.00 WIB (disiarkan langsung Indosiar).

Sepanjang sejarah Piala AFF U-17/U-16, Indonesia sudah lima kali berjumpa dengan Malaysia dan untuk sementara tim negeri jiran tersebut unggul dengan rekor dua kemenangan, dua seri, dan sekali kalah (2-2-1).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sementara di halaman Soloraya, praktik jual beli rusunawa di Solo menjadi sorotan utama. Ada pula kabar operasi narkoba di rutan di Solo dan Klaten yang menjadi sorotan utama pada halaman Soloraya di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Cari Sewaan Ditawari Beli Rp5 Juta

Praktik jual beli kamar di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ditengarai terjadi di Solo. Hal ini diungkapkan Agus, 34, warga hunian liar di Jl. K.H. Masykur yang harus pindah karena tempat tinggalnya bakal dibongkar terkait penataan PKL di wilayah Kentingan, Solo.

Menurut Agus saat berbincang dengan Solopos, Rabu (8/8/2018), dia ditawari membeli kamar saat mencari tempat tinggal di Rusunawa Jurug, Jebres, beberapa hari lalu. Menurut dia, saat mendatangi Rusunawa Jurug, beberapa penghuni di sana mengatakan rata-rata kamar di rusunawa itu sudah dimanfaatkan atau ditinggali.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Operasi Baru Buahkan Kecurigaan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng menggelar operasi narkoba di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1A Solo dan Rutan Kelas IIB Klaten, Rabu (8/8/2018). "Saya mendapatkan informasi ada napi di Rutan Solo terindikasi kasus penyalahgunaan narkotika. Petugas langsung terjun ke lapangan menindaklanjuti informasi itu," ujar Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jateng, AKBP Djoko Tjahjono kepada wartawan di Rutan Solo.

Djoko mengungkapkan sebanyak puluhan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng tiba di Rutan Solo pukul 08.00 WIB. Petugas melakukan penggeledahan blok D yang ditempati napi narkoba. Penggeledahan berlangsung selama satu jam dan mengamankan 40 orang napi.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.