PT Utomodeck Metal Works Operasikan Pabrik di Karanganyar

Direktur Utama PT Utomodeck Metal Works, Darmawan Utomo bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (10/8/2018). (Solopos - Sri Sumi Handayani)
10 Agustus 2018 20:59 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR--Produsen atap baja ringan (galvalum) PT Utomodeck Metal Works membuka pabrik kesembilan di Jl. Kyai Mojo, Dusun Tegalrejo, RT 001/RW 001, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat (10/8/2018).

Peresmian pabrik baru dilakukan oleh Direktur Utama PT Utomodeck Metal Works, Darmawan Utomo, dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dengan menggunting pita dan meninjau lokasi produksi atap baja ringan.

Tokopedia

PT Utomodeck Metal Works mengklaim sebagai salah satu pioner produsen atap baja ringan di Indonesia sejak 1976. Perusahaan yang memiliki kantor pusat di Surabaya itu mengaku telah mengerjakan sejumlah proyek besar di Indonesia. Beberapa proyek di antara dilaksanakan di Soloraya, yakni Bandara Adi Soemarmo Solo di Kabupaten Boyolali, Gedung De Tjolomadoe di Kabupaten Karanganyar.

"Pabrik kesembilan di Indonesia. Kalau butuh galvalum [baja ringan] enggak perlu ke Semarang. Sudah ada di Karanganyar. Upaya kami terus mengembangkan usaha, yakni membangun pabrik baru di Karanganyar. Dengan pabrik di Karanganyar menjadikan PT Utomodeck Metal Works lebih dekat dengan pelanggan sehingga dapat menjawab kebutuhan pembangunan di Soloraya dengan lebih cepat," kata Darmawan Utomo.

Pabrik baru itu akan mengoperasikan mesin menggunakan teknologi overlap antibocor dan nok crimping antitampias. Kapasitas produksi 200.000 meter per bulan. Selain produksi, pabrik PT Utomodeck Metal Works di Karanganyar juga melayani produksi dengan sistem mobile factory, yakni proses memproduksi atap di lokasi proyek serta langsung memasangnya pada bangunan yang sedang dikerjakan.

"Di pabrik ini masih ada satu mesin. Harapan saya nanti bisa ada 15 mesin. Saya laporkan juga terima kasih atas kemudahan izin. Ternyata izin usaha di Karanganyar sudah mudah," ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan niat merekrut pemuda di sekitar pabrik untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan pemasangan rangka atap baja ringan. Menurut dia, perusahaan yang memproduksi baja ringan membutuhkan tenaga pemasang rangka atap baja ringan tesertifikasi untuk memastikan hasil kerja profesional dan berkualitas. Tujuan akhir pelatihan ketrampilan adalah mengantongi sertifikasi Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan Pemkab Karanganyar memberikan kesempatan seluasnya kepada calon investor untuk membuka usaha di Bumi intanpari. Dia menjamin kepastian kemudahan mendapatkan izin sesuai ketentuan yang berlaku. Dia berharap kedatangan investor ke Karanganyar dapat menyerap tenaga kerja lokal.

"Upaya pemerintah memberikan kesempatan seluasnya dan kemudahan untuk buka usaha. Ini salah satu cara agar tenaga kerja Karanganyar terserap. Kami terbuka investasi. Di samping tentu buat usaha seluas-luasnya, ada angkatan kerja terserap, dan pergerakan ekonomi baik," ujar Bupati saat memberikan sambutan.