Boyolali Ingin Rebut 27 Medali Emas Porprov Jateng 2018

Ilustrasi medali (Times Higher Education)
11 Agustus 2018 15:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com,  BOYOLALI -- Kabupaten Boyolali mematok target perolehan 27 medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018 yang dipusatkan di Solo. Tahun ini, empat lokasi di Boyolali dijadikan venue Porprov Jateng.

Target medali tersebut didasarkan atas beberapa cabang olahraga yang menjadi unggulan Boyolali. Antara lain adalah balap sepeda, pencak silat, angkat besi, bina raga, taekwondo, karate, dan balap motor.

Tokopedia

Ketua Kontingen Porprov Boyolali Marsudi mengatakan harapan perolehan medali untuk Boyolali sebagian besar berasal dari nomor perorangan.

Dia menambahkan pada cabang balap sepeda, ekspektasi atas perolehan medali sangat tinggi. Apalagi atlet cabang olahraga ini cukup berprestasi dengan memperkuat tim balap sepeda Indonesia dalam event internasional.

“Atlet kami, atas nama Terry memperkuat tim Indonesia dalam cabang olahraga balap sepeda dalam Asian Games sehingga kami harapkan menyumbang medali emas Porprov bagi Boyolali. Setidaknya 2-3 medali,” ujarnya dalam jumpa pers di Boyolali, Kamis (9/8/2018).

Marsudi yang juga Ketua Bidang Prestasi KONI Boyolali menambahkan dalam Porprov Jateng nanti Boyolali mengirimkan 150 atlet pada 26 cabang olahraga.

“Tahun lalu Boyolali ada di peringkat ke-19 dan tahun ini harapannya masuk 10 besar,” ujarnya pada acara yang dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Boyolali Abdul Rahman tersebut.

Dalam penyelenggaraan Porprov Jateng 2018 Solo, empat venue di Boyolali dijadikan ajang pertandingan. Ketua KONI Boyolali Agung Joko Purwanto mengatakan venue tersebut berada di Kecamatan Boyolali Kota.

Masing-masing adalah GOR Sepuran di Kelurahan Siswodipuran untuk pertandingan futsal, GOR Anuraga di kelurahan yang sama untuk pertandingan tinju, lapangan tenis indoor di Jl. Perintis Kemerdekaan untuk sepak takraw, dan Alun-alun Kidul untuk drumband.

“Sebuah kehormatan bahwa Boyolali karena penyelenggaraan Porprov sebagian ada di sini. Panitia besar dari KONI Jawa Tengah sudah melakukan cek lokasi untuk melihat kesiapan venue-venue tersebut,” kata Agung.

Sebagai “tuan rumah” pihaknya juga sudah melakukan pembenahan terhadap kekurangan-kekurangan fasilitas di tempat-tempat tersebut. “Kami siap mendukung Porprov dan kami sudah membenahi kekurangan-kekurangan yang ada,” pungkasnya.