Belasan Ribu Kursi Kereta Ini hanya Dijual Rp73.000, Mau?

Ilustrasi kursi kereta eksekutif. (JIBI/Bisnis - Dedi Gunawan)
12 Agustus 2018 15:20 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO-PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menghadirkan promo berupa tarif spesial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia. Tarif khusus dalam program Promo Merdeka ini untuk kereta api berbagai kelas dan jurusan.

Pejabat Humas PT KAI Daerah Operasi VI/Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan Promo Merdeka ini digelar selama tujuh hari, yakni pada 13, 14, 15, 27, 28, 29, dan 30 Agustus 2018.

“Pada kesempatan ini, KAI menyediakan 1.708 kursi bertarif Promo Merdeka per hari. Artinya, selama tujuh hari tempo promo, KAI menyediakan total 11.956 kursi dengan tarif spesial,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat (10/8/2018).

Di sisi lain, untuk pemesanan atau pembelian tiket promo dapat dilakukan mulai 12 Agustus 2018 melalui aplikasi KAI Access yang tersedia di telepon pintar yang berbasis Android atau iOS selama persediaan masih ada.

Beberapa poin yang perlu diperhatikan oleh calon penumpang kereta api, yakni tiket Promo Merdeka ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Akan tetapi, tiket promo ini tidak dapat digabung dengan program reduksi atau diskon lainnya.

Selain itu, tarif Promo Merdeka tidak berlaku parsial, contohnya, tiket promo KA Argo Bromo Anggrek dengan tarif Rp73.000 adalah untuk relasi terpanjang, yakni Surabaya Pasarturi-Jakarta Gambir. Maka dari itu, jika penumpang hendak turun di stasiun yang lebih dekat, tarifnya tetap Rp73.000.

“Program promo ini merupakan bentuk apresiasi KAI terhadap pelanggan setia kereta api. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan promo tersebut untuk bepergian menggunakan moda transportasi KA,” jelas Eko.

Sementara itu, untuk daftar kereta api yang mendapatkan tarif Promo Merdeka di lingkup Daop VI Yogyakarta adalah KA eksekutif Argo Lawu jurusan Solo Balapan-Gambir dengan kuota per kereta api sebanyak 17 kursi, Lodaya jurusan Solo Balapan- Bandung (masing-masing 17 kursi untuk kelas eksekutif dan bisnis), Fajar Utama Jogja jurusan Jogja-Pasar Senen (17 kursi), dan Malioboro Ekspres jurusan Yogyakarta-Malang (17 kursi).