Ribuan Liter Air Zamzam Tiba di Solo

Petugas PPIH Embarkasi Solo menjaga air zamzam dari Tanah Suci di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Minggu (12/8 - 2018). (Istimewa/Humas PPIH Embarkasi Solo)
12 Agustus 2018 20:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 20.193 liter air zamzam dari Arab Saudi tiba di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali. Setiap calon haji (calhaj) akan mendapatkan jatah 5 liter air zamzam sebagai oleh-oleh dari Tanah Suci.

“Kami mulai menerima air zamzam dari Tanah Suci awal Agustus. Air zamzam dibawa pesawat Garuda Indonesia secara bertahap seusai mengantarkan calhaj ke Tanah Suci,” ujar Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo, Afief Mundzir, saat ditemui Solopos.com di Asrama Haji, Minggu (12/8/2018).

Tokopedia

Afief mengungkapkan air zamzam dari Tanah Suci diturunkan dari pesawat ke Bandara Adi Soemarmo Solo. Kemudian air zamzam disimpan di gudang asrama.

Selanjutnya air zamzam dikirim langsung ke kabupaten/kota di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sesuai jumlah calhaj dan kelompok terbang (kloter) dari Embarkasi Solo.

“Setibanya di Tanah Air peserta haji bisa mengambil air zamzam ke Kemenag [Kementerian Agama] daerah masing-masing. Kami sudah menyosialisasikan pendistribusian air zamzam ini ke daerah dengan baik,” kata dia.

Ia menjelaskan pemberian air zamzam secara gratis ini diperlukan agar calhaj tidak membawa air zamzam sendiri. Selama ini calhaj biasanya membawa air zamzam sendiri dalam jumlah banyak saat hendak pulang ke Indonesia. Petugas bandara di Arab Saudi melarang calhaj membawa air zamzam karena dapat membahayakan penerbangan.

“Sampai 12 Agustus kami telah memberangkatkan 30.459 calhaj yang terbagi dalam 85 kloter. Sementara calhaj yang meninggal dunia ada 15 orang,” kata dia.

Setiap 5 liter air zamzam dikemas dalam kardus bersegel agar tidak mudah rusak. Air zamzam yang rusak akan dikembalikan untuk diganti baru oleh pemerintah Arab Saudi.

Kepala Seksi Koper Satuan Tugas (Satgas) PPIH Embarkasi Solo, Sukamdi, mengungkapkan air zamzam dari Tanah Suci tiba pertama di Bandara Adi Soemarmo pada 5 Agustus sebanyak 13.754 liter. Air zamzam langsung disimpan di gudang kompleks asrama.

“Jumlah air zamzam sampai 12 Agustus ada 20.193 liter. Jumlah tersebut terus bertambah menyesuikan jadwal pemberangkatan calhaj,” kata dia.

Ia menambahkan air zamzam sudah didistribusikan ke daerah masing-masing di antaranya Kota Solo, Kudus, Rembang, Sukoharjo, Sragen, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Jepara, Grobogan, Boyolali, dan Wonogiri.