Calon Perdes Sragen Demo Tuntut Ini ke Bupati

Para calon perangkat desa dari 17 desa berdemo di Alun-alun Sragen, Senin (13/8 - 2018). (Solopos/Tri Rahayu)
13 Agustus 2018 11:50 WIB Suharsih Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Ratusan peserta seleksi calon perangkat desa (perdes) dari 17 desa dan empat kecamatan di Sragen berdemo di Alun-Alun Sasana Langen Putra depan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Senin (13/8/2018) pagi.

Pantauan Solopos.com, mereka berdatangan ke Alun-Alun membawa spanduk di antaranya bertuliskan "Menolak Hasil Penjaringan Perdes Kabupaten Sragen 2018. Ujian Diulang. Tangkap Orang yang Bermain Uang/Memanipulasi Nilai Ujian".

Tokopedia

Mereka juga berorasi menghadap Kantor Setda Sragen menyuarakan tuntutan mereka terkait persoalan rekrutmen perangkat desa. Selanjutnya mereka menuju Kantor Setda. Sepuluh perwakilan mereka diberi kesempatan menemui Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Salah satu perwakilan calon perdes dari Kecamatan Sambirejo, Harmadi, yang ditemui wartawan Solopos, Tri Rahayu, di sela-sela menunggu bertemu Bupati Yuni, mengatakan para peserta seleksi perangkat desa mendesak Bupati Yuni menindaklanjuti temuan indikasi kecurangan dalam pelaksaan ujian perdes.

"Kami juga meminta ujian perdes diulang," ujar Harmadi.

Informasi yang diperoleh para peserta seleksi perdes yang berdemo berasal dari empat kecamatan, yakni Sambirejo, Tangen, Sambumacan, dan Karangmalang.